Luar Biasa, Kekayaan Bupati Neneng Rp38,8 M

thumb_790048_09391905012015_bupati_neneng

POJOKSATU – Berdasarkan data dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin memiliki kekayaan senilai Rp38,8 miliar.

Kekayaan yang dimiliki Neneng meliputi harta yang tidak bergerak, dalam bentuk tanah yang berasal dari hibah sebesar Rp31 miliar. Sedangkan harta bergerak dalam bentuk tranportasi dan mesin lainnya sebesar Rp290 juta.

Sementara harga bergerak lainnya sebesar Rp90,8 juta yang terdiri dari logam mulia dengan nilai jual sebesar Rp45 juta, dan batu mulia dengan nilai sebesar rp45,8 juta.


kemudian giro dan setara kas lainnya sebesar Rp5 miliar, dan piutang sebesar Rp2,2 miliar. Terakhir Bupati Neneng punya utang sebesar Rp100.000.000.

“Jadi total harta kekayaan Bupati Neneng yang diaporkan kepada LHKPN pertanggal 21 Februari 2013 sebesar Rp38.686.105.328,” ujar Koordinator Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), Uchok Sky Khadafi.

Menurutnya, harta kekayaan sebesar Rp38,6 miliar sungguh dahsyat dan sangat fantastis di tengah rakyat miskin. Angka kemiskinan Kabupaten Bekasi setiap tahun meningkat.

“Pada tahun 2013 sebanyak 350 ribu jiwa, dan pada tahun 2014 menjadi 450 ribu jiwa,” katanya.

Melihat persoalan tersebut, seharusnya Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan verifikasi terhadap harga kekayaan Bupati Neneng. Karena harta kekayaan dalam bentuk tidak bergerak itu banyak berbentuk tanah yang berasal dari hibah.

“Dari kata hibah ini harus ditelusuri berasal dari mana, dan orang yang menghibahkan itu siapa?” cetusnya.

Selain itu, Uchok menegaskan, sebagai penyelenggara negara yang bertanggung jawab kepada publik,’Bupati Neneng segera menyerahkan harta kekayaan terakhir yaitu tahun 2014. (zul)