41 Korban AirAsia Ternyata Jemaat Gereja Mawar

Personnel on the Indonesian Navy vessel KRI Banda Aceh lift body bags containing dead bodies recovered during a search operation for passengers of AirAsia flight QZ8501, at sea

POJOKSATU – Lebih dari seperempat penumpang pesawat AirAsia QZ8501 ternyata jemaat dari gereja yang sama.

Gereja Mawar Sharon di Indonesia kehilangan 41 jemaatnya, termasuk anak-anak, ketika AirAsia jatuh dalam penerbangan Surabaya ke Singapura pada Minggu (28/12/2014) lalu, menewaskan 162 orang dalam pesawat.

“10 (korban AirAsia QZ8501) di antaranya anggota gereja,” kata Pastor Caleb Natanielliem kepada NBC News, Senin (5/1).


Para jemaat itu tidak sedang perjalanan dalam satu rombongan untuk menghadiri konferensi. “Beberapa dari keluarga itu yang saya tahu, mereka memang berencana menghabiskan lburan bersama untuk merayakan tahun baru di Singapura,” kata Natanielliem.

Berdasarkan informasi dari laman Facebook resmi gereja itu, Mawar Sharon menyediakan layanan doa bagi para keluarga korban, dan Natanielliem mengatakan, masing-masing dari 15 keluarga korban didampingi oleh satu pastur.

“Akan ada pertanyaan “apa yang akan kulakukan? apa selanjutan dan bagaimana saya melangkah maju? dan kami akan disana setiap langkah cara,” kata Natanielliem.

Setelah delapan hari pencarian, tim SAR gabungan telah menemukan 34 jasad dari perairan Laut Jawa.(wid)