Profesor Nyabu Sudah Berkeliaran di Unhas

Mantan Wakil Rektor III Universitas Hasanuddin, Prof Musakkir. Foto: dok.jpnn
Wakil Rektor III Universitas Hasanuddin, Prof Musakkir. Foto: dok.jpnn
Wakil Rektor III Universitas Hasanuddin, Prof Musakkir. Foto: dok.jpnn

POJOKSATU – Masih ingat kasus narkoba yang melibatkan Wakil Rektor III Universitas Hasanuddin Makassar, Prof Musakkir ?

Guru besar yang ditangkap saat pesta sabu bersama mahasiswinya di Hotel Grand Malibu, 15 November tahun lalu itu ternyata sudah kembali beraktifitas di Universitas Hasanuddin Makassar. Padahal proses hukum kasus tersebut masih bergulir di Kejaksaan Tinggi Sulsel.

Seorang Mahasiswa Fakultas Hukum Unhas, Muhammad Aziz (24) mengaku melihat kehadiran Prof Musakkir di kawasan Kampus Merah (sebutan Unhas), Senin (05/01) siang.

“Saya lihat (Prof Musakkir) berjalan di koridor. Semula saya dan rekan-rekan tidak percaya, setelah saya dekati memang benar Prof Musakkir,“ ujarnya kepada Pojoksatu.


Aziz pun mempertanyakan proses hukum yang kini masih bergulir di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. Selain itu, informasi yang beredar kalau dalam proses hukum kasus ini, Prof Musakkir sendiri dititipkan di Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulsel di Baddoka Kecamatan Biringkanaya untuk rehabilitasi.

Terlepas dari proses hukum yang tengah dijalani, mahasiswa tetap menolak kehadiran Prof Musakkir di Unhas. “Seharusnya tersangka tidak bisa lepas dari rehabilitas BNN Sulsel, karena merupakan tahanan titipan kejaksaan,” katanya.

“Apapun hasilnya Kami tetap menolak Prof Musakkir, karena hanya dia yang membuat kami tak bangga mengenakan almamater merah, profesor hukum kok melanggar hukum,“ cibirnya.(ure/fat)