Penebang Liar Masuk Penjara

ilustrasi
ilustrasi

POJOKSATU-Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur menegaskan komitmennya terhadap segala bentuk kasus-kasus korupsi yang ada di Cianjur. Salah satunya adalah kasus illegal logging atau penebangan liar yang mengakibatkan kritisnya kondisi hutan dan membawa potensi bencana alam.

“Saya sudah berkomitmen untuk ikut serta melestarikan hutan sebagai bentuk tanggungjawab terhadap alam. Jadi, siapapun yang merusak hutan hingga membuat lingkungan hancur dan menyebabkan terjadinya sejumlah bencana alam, akan langsung saya penjarakan. Untuk komitmen ini, saya tidak akan pandang bulu,” tegas Kepala Kejari Cianjur, Wahyudi.

Baginya, penebangan liar sudah merugikan masyarakat dan juga merugikan negara. Sehingga akan berusan dengan kejaksaan. Pihaknya akan turut serta menjaga kelestarian alam tetap lestari dan tak dirusak tangan-tangan yang tidak bertanggungjawab serta mengambil keuntungan pribadi.
Selain menodongkan ancaman, Wahyudi juga menyerukan agar semua pihak ikut terlibat dalam upaya melestarikan hutan dan kembali merehabilitasi lahan kritis yang rusak akibat perbuatan oknum masyarakat yang tidak bertanggungjawab.

Kata Wahyudi, masyarakat wajib melakukan penanaman pohon, sehingga proses peremajaan pohon tetap terjaga. “Memang sederhana kita melakukan penanaman pohon di sebuah lahan kritis. Namun efek yang ditimbulkan bisa dirasakan secara nyata oleh anak cucu kita nanti,” tutur Kepala Kejari.


Sementara, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Kadishutbun) Kabupaten Cianjur, M Ginanjar mengajak semua elemen masyarakat agar senantiasa menjaga kelestarian hutan dengan meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam membudayakan gemar menanam pohon.

“Mudah-mudahan penanaman satu milyar pohon di Kabupaten Cianjur dapat terealisasi,” harapnya. Pemerintah, kata Ginanjar, sangat berterima kasih dan memberikan penghargaan cukup tinggi kepada Kejari Cianjur yang begitu peduli terhadap kelangsungan lingkungan hidup terutama hutan di Kabupaten Cianjur.

“Kami juga mendukung adanya tindakan tegas terhadap pelaku pembalakan liar di Kabupaten Cianjur,” pungkas Ginanjar. (ruh)