Korban AirAsia Bakal Dikubur Massal, Ini Penjelasan Panglima TNI

Panglima TNI Jenderal Moeldoko
Basarnas mengevakuasi puing-puing pesawat
Basarnas mengevakuasi puing-puing pesawat

POJOKSATU – Sulitnya mengidentifikasi jenazah penumpang AirAsia QZ 8501 akibat rendaman air lalut memunculkan wacana untuk dilakukan penguburan massal. Namun, wacana itu langsung dibantah Panglima TNI Jenderal Moeldoko.

Jenderal bintang 4 itu menegaskan, tidak akan dikuburkan massal untuk korban AirAsia. Seluruh korban harus bisa diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga. “Tidak akan ada penguburan massal. Itu hanya isu yang menyesatkan,” tegas Moeldoko kepada keluarga korban di Posko Ante-mortem, Kompleks Mapolda Jawa Timur, Senin (5/1/2014).

Ia menegaskan, kondisi fisik seluruh korban penumpang dan awak pesawat yang ditemukan memang kurang sempurna sehingga mempersulit proses identifikasi awal. Namun, ia memastikan bahwa selama ada organ yang tersisa, proses identifikasi akan tetap berjalan.

“Tapi memang jenazah yang ditemukan dalam keadaan kurang sempurna itu membutuhkan waktu identifikasi lebih lama,” tambahnya


Proses identifikasi, lanjut Moeldoko, diserahkan kepada tim Diseaster Victim Identification (DVI). Tim itu, memiliki kemampuan identifikasi jenazah yang telah diakui oleh dunia internasional. Oleh sebab itu, ia meminta keluarga tidak khawatir. “Apalagi data ante-mortem seluruh korban dari keluarga sudah lengkap. Jadi pasti kami bisa mengidentifikasi,” pungkas Moeldoko. (one)