Kantongi KTP-SIM, Penumpang di Seat 26C Teridentifikasi

Keluarga korban AirAsia QZ8501. Foto: dok.Jawa Pos/JPNN
Keluarga korban AirAsia QZ8501. Foto: dok.Jawa Pos/JPNN
Keluarga korban AirAsia QZ8501. Foto: dok.Jawa Pos/JPNN

POJOKSATU – Penumpang pesawat Air Asia QZ8501 yang duduk di seat 26C berhasil diidentifikasi hari ini, Senin (5/1).

Jenazah pria bernama Yan Koen Lim itu bisa teridentifikasi, antara lain karena mengantongi dua identitas pribadi, yakni Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Surat Izin Mengemudi (SIM) A.

“Jenazah dengan label B021 dipastikan atas nama Yan Koen Lim . Di badan yang bersangkutan ditemukan ID, berupa KTP dan SIM A, alamat Surabaya,” Kapusdokkes Mabes Polri Brigjen Pol Arthur Tampi dalam keterangannya di RS Bhayangkara, Surabaya, Jawa Timur, Senin (5/1).

Kepastian jenazah pria berusia 61 tahun itu juga setelah dilakukan pencocokan sidik jari antemortem dan posmortem.


Ada empat yang teridentifikasi hari ini. Tiga lain masing-masing Tony Linaksita, Jou Yongki, dan Shiane Josal.

Jou Yongki jenazahnya berlabel B029. Di manifest penumpang AirAsia naas itu, dia duduk di seat 3C. Laki-laki usi 53 tahun itu beralamat di Surabaya, Jawa Timur.

Sedang Shiane Josal jenis kelamin wanita usia 45 tahun. “Properti kaos hitam, jeans biru dongker. Alamat Makassar,” terangĀ  Brigjen Pol Arthur Tampi.

Perempuan yang jenazahnya berlabel B005 itu, saat menumpang AirAsia, duduk di seat 27A.

Sementara, Tony Linaksita, pria berusia 42 tahun itu, dalam daftar manifest duduk di seat 21 F. (sam/jpnn)