Jika Memilih, SBY Lebih Condong ke Marzuki Ketimbang Pasek

Susilo Bambang Yudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono

POJOKSATU – Di luar Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), ada banyak nama yang digadang-gadang maju di Kongres Demokrat 2015. Seperti, Marzuki Alie, Gede Pasek Suardika, Max Sopacua, Sys NS, Ahmad Mubarok dan Akbar Yahya.

Sama dengan banyak pakar, pengamat komunikasi politik dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Dr. Harmonis berpendapat, SBY sebaiknya menahan diri maju di Kongres Demokrat untuk jadi ketua umum periode 2015-2020.

Menurutnya, sebagai partai yang menganut paham demokrasi, sudah sepantasnya Demokrat melakukan kaderisasi, memberi kesempatan kepada setiap kader yang kompeten untuk maju sebagai kandidat ketua umum.

“Pak SBY cukup lah, beliaukan sudah jadi ketua dewan pembina dan ketua dewan kehormatan partai. Apalagi beliau kini sudah dianggap sebagai bapak pangsa,” kata Harmonis, Senin (5/1).


Sekjen Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) ini melanjutkan, saatnya SBY menunjukkan sikap kedewasaannya dalam berpolitik, dengan membuka ruang kepada kader. Kalau SBY maju, ada nuansa penjegalan kepada kader lain.

Sementara itu, saat ditanya siapa kira-kira yang akan didukung SBY jika ia benar-benar mengundurkan diri dari burca calon ketum, Harmonis belum bisa memastikan. Tapi, jika disodorkan dua nama, Marzuki dan Pasek, SBY sepertinya akan lebih condong kepada Marzuki.

“Pak SBY dan Pak Marzuki dalam berkomunikasi tidak ada masalah. Kalau Pak Pasek, akan terhalang, sebab ada faktor Anas Urbaningrum nya,” tandas dia. (rus)