Gelombang Tinggi, Waspadai Perairan Makassar

Ilustrasi cuaca buruk.
Ilustrasi cuaca buruk.
Ilustrasi cuaca buruk.

POJOKSATU – Badan Meterologi Kilamatologi dan Geofisika (BMKG) Poetere, Makassar, Sulawesi Selatan, meminta nelayan mewaspadai cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini. Bukan hanya bagi nelayan, perairan Sulsel pun disebut cukup berbahaya untuk saat ini.

Kepala Stasiun Maritim BMKG Paotere, Hanafi Hamzah, menjelaskan ketinggian gelombang di perairan Makassar mencapai 2,5 meter sedangkan kecepatan angin berada di kisaran 20 knot.

“Kondisi ini kita golongkan cukup berbahaya apalagi perairan ke selatan, gelombang laut atau ombak akan semakin tinggi. Bahkan di perairan Selayar gelombang mencapai 3,5 meter,“ ujar Hamzah, Senin (05/01).

Untuk itu ia menghimbau agar nelayan yang menggunakan kapal yang berukuran kecil atau ringan untuk berhati-hati dalam beraktivitas di perairan selat Makassar. “Kalau bisa yang nelayan (perahu) kecil jangan dulu melaut,” imbuhnya.


“Cuaca saat ini masih cukup berbahaya bagi pelayaran, saya himbau jangan terlalu jauh dari bibir pantai, dan jangan terlalu paksakan,” ujarnya.

Namun ia mengingatkan, jika tinggi gelombang dan cuaca tersebut bisa saja berubah-rubah. karena faktor pencetusnya yakni aktivitas awan yang membentuk gelombang dan menyebabkan terjadinya angin naik dan angin turun bisa datang kapan saja.

“Hujan disertai angin kencang akan mencapai puncaknya bulan Januari ini, jadi cuaca ekstrem bisa kapan terjadi. Apalagi bibit badai tropis tersebut diprediksi akan berkembang hingga 3 hari ke depan,” pungkasnya.(ure)