KFC Ajukan Izin Jual Minuman Alkohol

Foto: AFP

POJOKSATU – Waralaba makanan cepat saji terbesar di dunia, KFC memastikan akan membuka outlet barunya di Barat Sydney dan berencana akan menjual minuman alkohol disamping menu utamanya ayam goreng.

 

KFC telah mengajukan izin untuk membuka salah satu cabang outletnya di Church Street, Parramatta, dan perusahaan itu juga mengajukan izin untuk mendapatkan izin menjual minuman keras.
Dalam pernyataannya, KFC mengatakan perusahaannya berharap dapat memperkenalkan pengalaman baru di distrik bisnis Parramatta dalam waktu dekat, dengan menyajikan menu bir dan sari buah apel sebagai bagian dari makanan yang dijual dalam daftar menu mereka.
Perusahaan itu mengatakan di negara tertentu toko KFC telah mendapat izin untuk menjual minuman alkohol dengan jumlah terbatas.
KFC berusaha untuk mengikuti jejak restoran cepat saji lainnya yang juga telah menjual minuman beralkohol di restoran cabangnya eperti Mad Mex, Nando’s, Guzman y Gomez dan Grill’d.
Otoritas Minuman dan Permainan Independen  (ILGA) memastikan KFC telah mengajukan permohonan untuk menjual alkohol pada restoran yang akan dibukanya dan keputusan apakan izin itu akan diberikan atau tidak akan tergantung pada persetujuan dari masyarakat setempat.
“Sebelum memberikan izin ILGA perlu mengetahui dengan pasti secara keseluruhan kalau dampak sosial dari proposal izin untuk KFC itu tidak akan merugikan keberadaan masyarakat lokal maupun komunitas yang lebih luas di sekitarnya,” kata ILGA dalam pernyataannya.
Salah satu aktifis kesehatan Australia Mike Daube, Professor Kebijakan Kesehatan dari Universitas Curtin mendesak ILGA untuk menolak memberikan izin penjualan alkohol oleh KFC.
“KFC merupakan produk yang dijual secara masif di kalangan anak-anak dan keluarga dan hal terakhir yang akan kita lakukan adalah mengkaitkan merk yang dikenal luas ramah terhadap anak ini dengan alkohol.
“Jika KFC hendak membuka pub, silakan saja tapi jangan memasarkan KFC bersamaan dengan minuman alkohol. kita tidak butuh normalisasi alkohol untuk anak-anak,’ katanya.
Professor Daube mengatakan iklan sangat berdampak pada anak-anak dan mereka akan mengasosiasikan merek KFC dengan alkohol jika izin penjualan bir itu diloloskan.
“Ada bukti yang sangat kuat kalau anak-anak akan sangat terpengaruh dengan iklan alkohol itu dan  itu mengapa ada banyak tekanan untuk mengekang dan membatasi beragam jenis iklan alkohol agar anak-anak tidak terpapar iklan tersebut,”
“Setiap hari kita melihat tayangan iklan KFC Big Bash dalam turnamen kriket di TV dan anak-anak akan mengasosiasikan iklan itu dengan alkohol yang akan menempatkan kita sebagai orang dewasa yang sangat tidak bertanggung jawab,”