“Papah Saya Belum Ditemukan, Tolong Jangan Salahkan Dia”

Pilot AirAsia Irianto bersama anaknya  Angela
Pilot AirAsia Irianto bersama anaknya Angela

POJOKSATU – Angela Anggi Ranastianis (22) , putri pilot AirAsia QZ 8501, Irianto, tak pernah ketinggalan memantau pemberitaan media massa dan media sosial. Media yang kompak menyalahkan Irianto sebagai penyebab kelecakaan maut AirAsia membuat hati Angela teriris.

Angela pun menuangkan perassan dan kekecewaannya melalui akun media sosial Path. “Semakin kesini TV semakin mencari kesalahan pada pilot. Tolong, untuk saat ini fokuskan untuk mencari papa saya. Papa saya belum ketemu. Jangan ngomong ini itu tentang papa saya,” tulisnya, Sabtu (3/1).

Sejak dua hari lalu, pemberitaan mengenai tragedi AirAsia memang mengerucut pada fakta-fakta, seperti prakiraan cuaca BMKG yang tidak diambil pilot, hingga pelanggaran izin rute yang dilakukan maskapai tersebut.

Angela pun meminta agar semua media, terutama televisi, menghargai perasaan keluarga yang sedang berduka. “Papa saya keadaannya masih belum tahu dimana. Please, untuk semua Stasiun TV untuk tidak membuat berita yang seolah-olah menyalahkan papa saya. Mengerti keadaan keluarga saya bagaimana kan? (emoticon menangis),” tulis Angela.


Hingga saat ini, jumlah jenazah yang dievakuasi Basarna memang baru 30 korban. Empat di antaranya berhasil diidentifikasi. Satu dari yang sudah diidentifikasi itu merupakan pramugari AirAsia, Khairunisa Haidar Fauzi. Sementara Kapten Pilot Irianto belum ditemukan. (one)