Hotel dan Bank di Surabaya Diancam Bom

GERAK CEPAT: Anggota Densus 88 manggeledah rumah terduga teroris Muhammad Saifudin Umar alias Abu Fida di Sidotopo Lor 70, Surabaya, Kamis (14/8/2014).
GERAK CEPAT: Anggota Densus 88 manggeledah rumah terduga teroris Muhammad Saifudin Umar alias Abu Fida di Sidotopo Lor 70, Surabaya, Kamis (14/8/2014).

POJOKSATU – Di saat Surabaya sedang sibuk menangani korban AirAsia QZ 8501 yang jatuh di perairan Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, muncul ancaman teroris dengan target hotel dan bank di Kota Pahlawan.

Ancaman adanya bom dari militan ISIS disampaikan oleh kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Indonesia). Kedubes AS memperingatkan agar Surabaya mewaspadai adanya potensi serangan dari teroris ISIS.

Kedubes AS mengeluarkan peringatan kewaspadaan keamanan kepada warganya yang tinggal di Surabaya, Jawa Timur. Security alert tersebut disampaikan lewat website mereka hari ini.

“Kedutaan Besar AS mengetahui adanya potensi ancaman terhadap hotel-hotel dan bank-bank yang terasosiasi dengan AS di Surabaya, Indonesia,” demikian pernyataan kedutaan dalam websitenya.


Kedutaan merekomendasikan keamanan tinggi dan peningkatan kewaspadaan saat mengunjungi fasilitas-fasilitas tersebut. Pernyataan tersebut tidak disertai penjelasan detail. (Reuters/sof/one)