Empat Bagian Bangkai AirAsia Terdeteksi

Petugas dari Tim Gabungan membawa reruntuhan dari AirAsia QZ8501, di pangkalan militer di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Jumat (2/1). Foto: STR/AFP
Petugas dari Tim Gabungan membawa reruntuhan dari AirAsia QZ8501, di pangkalan militer di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Jumat (2/1). Foto: STR/AFP

POJOKSATU – Kepala Basarnas Marsdya FHB Bambang Soelistyo baru saja menggelar konferensi pers terkait perkembangan terakhir pencarian korban dan badan pesawat AirAsia QZ8501 di Selat Karimata. Di depan para awak media yang berkumpul di kantornya, Soelistyo menyebut bahwa hingga Sabtu (3/1) petang tim pencari sudah mendeteksi 4 benda besar yang diduga kuat bagian dari pesawat yang hilang saat terbang dari Surabaya ke Singapura Minggu (28/12), lalu.

“Sampai hari ini kita menemukan melalui kapal geo survei yang mampu mendeteksi objek di bawah air. Kami menemukan 4 bagian besar dari bagian pesawat yang dicari,” kata Soelistyo dikatornya Sabtu petang.

Dia lantas merinci bagian-bagian. Benda yang pertama ditemukan pada Jumat (2/1) malam pukul 23.40 dengan dimensi 9,4×4,8×0,4 meter. Sementara objek kedua ditemukan pada Sabtu pagi pukul 05.43 dengan dimensi 7,2×0,9×0,5 meter.

Lebih lanjut pada Sabtu siang pukul 13.30 kapal geo menemukan objek cukup besar dengan dimensi 18 x 5,4x 2,2 meter,” sambungnya. Sedangkan benda terakhir ditemukan pada pukul 14.25 dengan dimensi 12,4×0,6×0,5 meter.


“Semua objek ini berada di daerah prioritas yang sudah kami ditetapkan,” ujar jendral dengan tiga bintang di pundak itu. (mas/jpnn)