Walikota Surabaya Ambruk di Posko Ante Mortem

Tri Rismaharani
Tri Rismaharani
Tri Rismaharani
Tri Rismaharani

POJOKSATU – Kecelakaan pesawat AirAsia QZ 8501 rute Surabaya-Singapura pada Minggu (28/12/2014) membuat Walikota Surabaya Tri Rismaharani bekerja tak kenal lelah. Hampir setiap waktu Risma tampak di Crisi Center, Bandara Juanda Surabaya.

Rimsa menunjukkan perhatiannya yang cukup besar kepada keluarga korban pesawat  AirAsia. Hal tersebut membuat Risma kelelahan karena kurang istrihat. Akibatnya, orang nomor satu itu nyaris pingsan di sela-sela kesibukan mengurus dokumen keluarga penumpang AirAsia, siang tadi.

Melihat kondisi Risma yang ambruk, relawan berlarian menuju posko ante mortem di Mapolda Jatim, Kamis (1/1/2015). Mereka membawa tabung oksigen. Risma dilaporkan nyaris terjatuh dari kursi.

Peristiwa itu terjadi saat Risma tengah menemui keluarga penumpang AirAsia dan mengurus dokumen. Sebelumnya, ia melayani wawancara dengan berbagai media. Saat itulah, ia nyaris ambruk.


Petugas panik. Namun tak berapa lama, Risma bisa menguasai diri. Kemudian, dengan dibantu petugas, ia meminum obat. “Mungkin kecapekan. Bu Wali butuh istirahat,” kata Kabag Humas Pemkot Surabaya M Fikser.

Menurut Fikser, semalam Risma pulang pukul 03.00 WIB dini hari setelah memantau perayaan tahun baru. Pada pukul 06.00 WIB, ia sudah ke Sumberejo (Surabaya Barat) untuk mengecek banjir akibat jebolnya banjir di perbatasan Gresik.

Sejak AirAsia hilang, Minggu (28/12), Risma telah berada di Bandara Juanda Sidoarjo. Saat posko dipindah ke Mapolda Jatim, ia juga selalu hadir. Seperti dilakukan hari ini. Hingga pukul 15.15 WIB, Risma masih berada di dalam posko ante mortem. (one)