Tragis, 20 Tamu Pesta Pernikahan Tewas Dibantai

Seorang remaja perempuan menderita luka serius setelah terkena mortir militer Afghanistan
Seorang remaja perempuan menderita luka serius setelah terkena mortir militer Afghanistan
Seorang remaja perempuan menderita luka serius terkena mortir militer Afghanistan di acar pesta pernikahan

POJOKSATU – Pesta pernikahan yang dilaksanakan pada malam tahun baru di Provinsi Helmand, Afghanistan Selatan, berubah menjadi duka nestapa.

Sebanyak 20 perempuan dan anak-anak yang menghadiri pesta pernikahan tersebut tewas setelah mortir militer Afganisten mengantam tempat pernikahan. 41 lainnya menderita luka serius.

Peristiwa tragis itu terjadi ketika militer Afghanistan terlibat pertempuran sengit dengan milisi Taliban. Tiga mortir Afganistan diduga salah sasaran dan jatuh ke tempat pelaksanaan pesta pernikahan.

Wakil Komandan Militer Afghanistan, Jenderal Mahmoud, mengatakan, artileri ditembakkan dari tiga arah di sebuah desa di distrik Sangin di mana pernikahan diadakan tadi malam.


Mahmoud berjanji akan melakukan penyelidikan guna memastikan apakah mortir itu sengaja ditembakkan ke lokasi pesta pernikahan. “Apa yang kita ketahui sejauh ini adalah bahwa tentara kita menembakkan mortir dari tiga pos-pos, tapi kita tidak tahu apakah itu disengaja,” ujar Mahmoud.

“Kami telah melakukan penyelidikan dan akan menghukum mereka yang melakukan ini,” tambah Mahmoud, seperti dilansir DailyMail, Kamis (1/1/2015).

Salah satu kerabat pengantin wanita mengatakan kepada ledakan menghantam rumahnya, dan sembilan anaknya yang hilang.

Sementara itu, Wakil Kepala Polisi Provinsi Helmand, Gul Pasha Bakhtiar, mengatakan 26 warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, tewas dan 41 terluka oleh peluru mortir ditembakkan militer Afganistan.

Pertempuran sengit antara militer Afghanistan dan milisi Taliban telah menewaskan 3.188 warga sipil pada tahun 2014. Karenanya, tahun 2014 merupakan tahun paling mematikan bagi warga Afghanistan. (one)