Bus Terguling, 3 Penumpang Tewas

Bus Terguling, 3 Penumpang Tewas. Foto Ilustrasi JPNN.com
Bus Terguling, 3 Penumpang Tewas. Foto Ilustrasi JPNN.com
Bus Terguling, 3 Penumpang Tewas. Foto Ilustrasi JPNN.com

POJOKSATU – Bus angkutan umum Armada Jaya Perkasa dengan nomor polisi B 7814 IS jurusan Merak – Kampung Rambutan mengalami kecelakaan tunggal di kilometer 95.400, Tol Tangerang – Merak, tepatnya di Kecamatan Grogol, Kota Cilegon. Akibat kecelakaan itu, tiga orang penumpang tewas dan dua orang mengalami luka-luka, para korban dilarikan ke Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) Kota Cilegon, Banten.

korban tewas yakni Gaseng kenek bus, Eman (penumpang) dan Heri (Penumpang). Sedangkanan, dua orang korban luka berat pada bagian kepala dan kakinya, yakni Anton (sopir bus) dan Sutopo (penumpang).

Dari informasi yang dihimpun, peristiwa kecelakaan itu terjadi pada pukul 14.15 WIB saat bus penumpang yang seluruhnya berjumlah enam orang, yakni empat orang penumpang, dan dua orang sopir dan kernet bus melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Merak ke Tangerang. Saat dalam perjalanan ban bus tersebut mengalami slip.

Karena dalam kondisi hujan dan jalan dalam kondisi licin bus yang di kendarai Anton ini tidak bisa dikendalikan dan langsung menghantam pagar pembatas hingga terperosok keluar jalan tol yang tingginya sedalam 5 meter. Bus yang terguling itu mengalami rusak berat diselurh bagian badan bus hingga tiga orang penumpang yang ada didalamanya meninggal dunia.


Anggota Kecelakaan Lalu Lintas Polda Banten, Bripka Heri Wibowo mengatakan, Anggota Polda Banten masih mengumpulkan data di lokasi kejadian, termasuk sebab-sebab kecelakaan. “Namun diduga kendaraan slip. Untuk kondisi kendaraan rusak berat,” kata Bripka Heri Wibowo, kemarin.

Manager Lalu Lintas dan Ketertiban PT Marga Mandala Sakti (PT MMS) Rahmatullah, mengatakan, saat ini kasus kecelakaan tersebut telah ditangani oleh Polda Banten. Dan para korban dibawa ke RSKM Kota Cilegon. “Penyelidikan saat ini dilakukan oleh anggota Polda Banten, kami belum memiliki data korbanya,” kata Rahmatullah.

Menurut Rahmatullah, yang dilakukan PT MMS selaku pengelola jalan tol Tangerang – Merak yaitu melakukan evakuasi korban dan kendaraan serta mengatur lalu lintas. “Kami melakukan buka tutup di lokasi kejadian agar tidak terjadi kemacetan,” ujar dia. (bud)