Tumpahan Minyak Hanya Gugusan Karang

Pesawat AirAsia. Foto: Int
Pesawat AirAsia. Foto: Int
Pesawat AirAsia. Foto: Int

POJOKSATU – Kepala Basarnas Marsdya TNI F Henry Bambang Sulistyo mengkonfirmasi bahwa tangkapan visual yang diperoleh oleh TNI Angkatan Udara kemarin bukanlah tumpahan minyak dari pesawat AirAsia QZ8501 yang hilang akhir pekan lalu.

“Pada pukul 19.45 KRI Pattimura sampai pada koordinat yang diduga ada tumpahan minyak ternyata hanya ada dua gugusan karang yang cukup luas di bawah permukaan air,” kata Bambang dalam konferensi pers yang digelar beberapa saat lalu (Selasa, 30/12).

Gugusan karang bawah air tersebut, sambungnya, bila diliat dari atas secara visual memang seolah terlihat seperti ada tumpahan minyak di laut.

Ia juga menambahkan bahwa pada malam hari, pihaknya juga mendapat laporan sinyal darurat dari penerbangan Garuda Indonesia soal adanya sinyal dari frekuensi yang sama yakni 121.5, namun titik korrdinat jauh dari kemungkinan posisi pesawat jatuh.


“Kesimpulan saya, sinyal-sinyal emergency kita terima tapi untuk evaluasi, saya punya ID ELT yang terpasang di pesawat AirAsia yang mengalami musibah. Oleh karena itu saya bisa menentukan dan pastikan bila ada laporan sinyal ini benar atau tidak,” tegasnya tanpa membeberkan lebih jauh soal ID tersebut. (mel)