Ini Penyebab Hidung Berdarah

hidung tersumbat, Bawang putih
ilustrasi

POJOKSATU –  Mimisan

Selain trauma, mimisan juga disebabkan kelainan lokal pada hidung atau kelainan sistematik. Foto: Health Me Up
Selain trauma, mimisan juga disebabkan kelainan lokal pada hidung atau kelainan sistematik. Foto: Health Me Up

atau dalam bahasa kedokteran dikenal dengan istilah epistaksis adalah kondisi keluarnya darah dari hidung yang merupakan kejadian yang sering dialami orang banyak orang, terutama anak-anak. Terkadang kita merasa malu apabila darah mimisan keluar saat Anda sedang berada di tempat umum.

Namun sebenarnya Anda tidak perlu khawatir atau malu. Anda hanya perlu duduk atau berdiri tegak dan usahakan untuk tidak berbaring agar posisi hidung tetap berada di atas, supaya darah dari mimisan tidak keluar.

Meski terlihat begitu mengerikan, mimisan bukanlah penyakit serius yang harus ditakuti. Sebab, mimisan bukanlah sesuatu penyakit melainkan sebuah gejala dari suatu penyakit.


Dengan demikian berarti, penyebab mimisan yang tiba-tiba terjadi bisa dipicu oleh berbagai sebab dari mulai ringan hingga sebab yang serius. Lantas, apakah sebenarnya seseorang sampai mengalami mimisan? Apakah pula pemicunya?

Suatu hal yang amat sangat wajar ketika seseorang sampai mengalami mimisan atau keluar darah dari bagian hidung, karena hidung terletak tepat di bagian wajah yang dipenuhi dengan pembuluh darah pada area sekitarnya, yang mana akan sangat rentan mengalami mimisan.

Untuk menjawab pertanyaan Anda apakah itu pemicu atau penyebab terjadinya mimisan, ini jawabannya:

Penyebab umumnya yang memicu terjadi mimisan biasa dipicu karena trauma. Penyebab lainnya bisa berupa kelainan lokal pada hidung atau kelainan sistematik.

Kelainan lokal tersebut misalnya trauma, kelainan pembuluh darah dan masih banyak lagi. Sementara kelainan sistematik, yakni seperti kardiovaskular infeksi sitematik dan masih banyak lagi.

Beberapa faktor yang menyebabkan mimisan:

1. Alergi Rhinitis

“Karena respon tubuh terhadap alergi, jaringan halus yang melapisi hidung membengkak. Kapiler membesar dan kadang-kadang meledak menyebabkan perdarahan setiap kali Anda meniup hidung Anda,” kata ahli THT, Dr. Ashim Desai, Dr. Ashim Desai, seperti dilansir laman Health Me Up, Senin (29/12).

Pengobatan: Sebuah tes alergi untuk menemukan penyebab alergi serta tindakan pencegahan yang tepat harus diambil. Obat-obatan anti-alergi dan dekongestan yang diresepkan. Vaksin yang tersedia (Oral dan subdermal) atas saran dari spesialis Anda.

2. Perubahan cuaca ekstrem

Mimisan juga bisa dialami oleh mereka yang tak tahan akan perubahan cuaca ekstrim. Umumnya area hidung (dalam) menjadi sangat kering dan iritasi, sehingga tak lama kemudian terjadilah mimisan.

3. Saat flu

Saat flu cenderung orang akan bereaksi dengan membuang ingus dari hidung. Terkadang, saat membuang ingus terlalu sering, kondisi di dalam hidung terluka dan memicu terjadinya mimisan. Untuk itu, disarankan agar saat flu tidak terlalu keras mengeluarkan ingus dari hidung.

4. Tumor

Mimisan juga dapat terjadi jika seseorang menderita tumor di rongga hidung yaitu angiofibroma. Tumor ini biasa ditemukan pada anak usia muda atau dewasa muda dan seringkali terlihat sebagai benjolan sebesar biji nangka berwarna merah keputihan di hidungnya. Mereka akan membutuhkan pemeriksaan endoskopi dan CT scan

5. Hipertensi

Merupakan penyebab sering mimisan pada orang tua, yang dapat dikendalikan dengan menjaga mereka dalam posisi bersandar, mencubit hidung dan menjaga mulut terbuka. (fny/jpnn)