Andi Arief: Indonesia Tak Perlu Mengiba Minta Bantua Amerika

Pesawat AirAsia. Foto: Int
Pesawat AirAsia. Foto: Int
Pesawat AirAsia. Foto: Int

POJOKSATU – Indonesia meminta bantuan Amerika Serikat untuk menemukan lokasi pesawat AirAsia yang hilang dalam penerbangan dari Surabaya menuju Singapura hari Minggu kemarin (28/12).

Sementara kalangan menyayangkan permintaan bantuan itu karena Indonesia dinilai belum mengerahkan semua kemampuan dalam operasi pencarian dan penyelamatan. Padahal selama ini Indonesia diakui sebagai salah satu negara di Asia yang memiliki kemampuan SAR di atas rata-rata.

Mantan Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana, Andi Arief, termasuk di antara yang menyayangkan permintaan bantuan itu.

“Jika informasi posisi hilangnya kontak AirAsia sangat bisa dipercaya, dengan rute perjalanan yang juga bisa dipercaya, dan dengan rentang waktu take off dan hilang kontak akurat, rasanya Indonesia tak perlu mengiba meminta bantuan Amerika Serikat dan lainnya,” ujar Andi Arief.


Menurut dia, ini memperlihatkan pemerintah sudah kehilangan cara dalam kemandirian.

“Operasi kemanusiaan ataupun solidaritas internasional memang perlu, tetapi menggunakan semua kekuatan dalam negeri sampai optimal itulah tugas sebuah bangsa. Rasanya, perkara Laut Jawa sampai Belitung, TNI kita masih mampu, bahu membahu dengan Basarnas, Bakosurtanal, BPPT, dan lain-lain,” demikian Andi Arief. (dem)