Tewas Diterkam Buaya saat Buang Hajat di Pantai

ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi

POJOKSATU – Mondus, warga Kelurahan Olafuliha’a, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), meregang nyawa di pantai. Diduga, Mondus diterkam buaya saat buang air besar.

Mayat Mondus pertama kali ditemukan oleh Daniel Unu dan Yosepus Nadek, Minggu (28/12/2014) sekitar pukul 17.35 Wita. Penemuan jasad Mondus berawal ketika Daniel bersama Yosepus sedang duduk bersama di ujung dermaga bagian Barat. Tiba -tiba, Yosepus Nadek melihat ada benda berwarna hitam terapung di atas permukaan laut. Keduanya pun mengambil perahu milik Dominggus Sodakain dan menuju ke benda tersebut.

Daniel dan Yosepus kaget karena benda tersebut ternyata mayat yang penuh luka di bagian kaki. “Saat kami sampai ke benda berwarna hitam itu ternyata adalah mayat Mondus. Kami langsung pulang meminta bantuan warga lainnya dan juga melapor ke polisi. Kita lihat pada kaki kanan Mondus terdapat bekas luka gigitan, dan telapak kaki kiri juga mengalami luka robek,” tutur Daniel.

Menurut Daniel, kemungkinan besar Mondus diterkam buaya saat hendak buang air besar di dekat pantai di wilayahnya tersebut. Sebab, pantai itu memang sering dijadikan tempat buang air besar oleh masyarakat.


Daniel menjelaskan, saat ini mayat Mondus sudah ditangani pihak Kepolisian Resor dengan membawa jasad Mondus ke Rumah Sakit Umum (RSU) Ba’a sehingga bisa diketahui penyebab korban meninggal.

Daniel menambahkan, almarhum Mondus selama ini diketahui bekerja sebagai sopir mobil boks. “Dia sopir pengangkut barang sembako,” pungkasnya.(one)