Pintu Masjid Ini Ditempeli Daging Babi

sebuah-masjid-di-wina-ditempeli-bagian-tubuh-babi-_141228003459-991
Pintu masjid ditempeli daging babi

POJOKSATU – Umat Islam di Austria kembali mendapat teror. Daginng babi ditempelkan di pintu Masjid Kocatepe, Wina, Sabtu (27/12) oleh orang yang tidak bertanggung jawab. “Ini bukan serangan terhadap Muslim melainkan umat manusia. Kami sebagai Muslim akan mempertahankan sikap tenang dan kolektif,” kata Fatih Karadas, Kepada Uni Islam-Turki Austria (ATIB), Minggu (28/12/2014).

Sebelumnya, serangan serupa berulangkali terjadi di Austria. Sebuah kepala babi ditemukan di Sekolah Imam Hatip. Awal bulan ini, Muslimah Austria terluka parah setelah seorang pria tak dikenal menyerang.

Pada Oktober lalu, amandemen hukum Austria berusia seabad tentang Islam memicu kekhawatiran Muslim. Para pemimpin Muslim menolak amandemen itu dengan mengumpulkan 200.000 tanda tangan. Komunitas Muslim beranggapan, amandemen itu merupakan upaya menjadikan umat Islam warga negara kelas dua.

Serangan yang hampir serupa juga pernah terjadi di Australia Barat pada November 2014. Saat itu, pengurus Masjid Ibrahim di Kota Perth, kaget ketika mendapati potongan kepala dan isi perut babi di pelataran dekat pintu masuk rumah ibadah yang baru berdiri sejak Juni 2014 lalu.


Menurut Iman Shabir, pengurus masjid yang terletak di Jalan Leslie Street, di daerah Southern River ini, potongan kepala hewan yang diharamkan menurut ajaran Islam itu dilempar oleh seseorang pada Senin (24/11/2014) pagi waktu setempat.

Ia menggambarkan perbuatan pelaku pelemparan tersebut sebagai bentuk “pernyataan kebencian” yang nyata.

“Saya kira sudah menjadi pengetahuan umum bahwa babi adalah hewan yang dilarang untuk dikonsumsi oleh umat Islam,” kata Iman. “Jadi perbuatan orang ini tampaknya ingin menunjukkan kebencian.”

“Ada elemen dalam masyarakat kita yang ingin menunjukkan kebencian mereka dengan melempari masjid ini dengan babi,” tambahnya.

Masjid Ibrahim sebelumnya telah menjadi sasaran vandalisme sejak masih dalam tahap pembangunannya, sebelum resmi digunakan beribadah sejak Juni 2014 lalu. (one)