Polri Harus Benahi Sistem Penjagaan Tahanan

Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKSATU – Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menerangkan, kaburnya para tahanan dari sel menunjukkan kinerja kepolisian kurang maskimal.

Menurut Neta, kaburnya para tahanan tersebut menyebabkan dua hal. Pertama, menjadi teror bagi masyarakat karena membuat ancaman baru bagi keamanan. Kedua, membuat ekonomi biaya tinggi bagi Polri karena untuk menangkapnya kembali butuh biaya yang tidak sedikit.

Untuk itu, lanjut Neta, Polri perlu membenahi sistem penjagaan tahanannya dan sekaligus membenahi sel tahanannya, terutama di polsek-polsek.

“Sebab dari tahun ke tahun tahanan yang kabur dari polsek terus meningkat,” ujar Neta, Jumat (26/12).


Sebelumnya, Neta mengungkapkan sebanyak 62 tahanan kepolisian melarikan diri dari sel tahanan, 8 tahanan tewas bunuh diri dan satu tahanan diperkosa sepanjang 2014. Tahun ini, tahanan polisi yang kabur mengalami peningkatan tajam, sebab di 2013 tahanan yang kabur hanya 30 orang. (rus)