Kejam, ISIS Jadikan Gereja Tempat Penyiksaan

ISIS
ISIS

POJOKSATU – Kekejaman militan Negara Islam Iraq dan Syriah (ISIS) semakin menjadi-jadi. Mereka tidak hanya membantai anak-anak dan wanita yang menolak jihad nikah, militan ISIS juga menyiksa para jemaat Kristen di dalam gereja.

Militan ISIS telah mengubah gereja menjadi ruang penyiksaan, dimana mereka memaksa umat Kristiani untuk masuk Islam. Tak hanya itu, teros ISIS juga mangambil artefak kuno di tempat di gereja, kemudian menyelundukan dan menjualnya ke kolektor Barat. Penjualan artefak kuno ke kolektor Barat bertujuan untuk membantu mendanai kegiatan teroris mereka.

Seorang ilmuan mengatakan kepada Jerusalem Post bahwa tujuan organisasi teror ISIS adalah menghapus Kristen di muka bumi. “Inilah sebabnya mengapa mereka membantai umat Kristen dan anak-anak serta menjual artefak,” katanya, seperti dilansir DailyMail, Kamis (25/12/2014)

“Kenyataannya adalah, kelompok ini tak pernah berhenti mengumpulkan dana untuk misi teroris,” katanya.


Jihadis telah mengantongi sekitar £ 23million atau sekitar Rp368 miliar dari penjualan artefak yang dicuri di Nabaq, Suriah. (one/dailymail)