Ibadah Natal di Ambon Dijaga Remaja Masjid

Suasana perayaan Natal di gereja Jayapura, Papua. (foto: Cendrawasih Pos)
Suasana peryaan natal di gereja
Suasana peryaan natal di gereja

POJOKSATU – Setelah dilanda kerusuhan suku ras dan agama (SARA) beberapa tahun lalu, Ambon mulai aman dan tentram. Kerukunan antar umat beragama sudah terjaga dengan baik.

Pada perayaan natal tahun ini misalnya, para remaja masjid dan ormas Islam ikut membantu pengamanan di Gereja. Keterlibatan para remaja masjid tersebut menjadi bukti bahwa konflik SARA di wilayah itu sudah tidak ada lagi.

Kapolres Ambon dan Pulau-Pulau Lease, AKBP Komaruz Zaman, mengatakan, partisipasi remaja masjid dan ormas Islam dalam mengamankan ibadah natal bisa menjadi percontohan bagi Polda lain di tanah air.

“Mereka ditempatkan bersama aparat kepolisian dan TNI pada pos-pos pengamanan dan pos pelayanan maupun di rumah-rumah ibadah yang sedang melangsungkan peribadatan pada malam natal,” ujar Komaruz.


Keterlibatan ormas kepemudaan Islam dan remaja masjid dalam menjaga situasi kamtibmas selama ibadah natal dan malam pergantian tahun baru ini berlangsung sangat positif dan merupakan wujud kehidupan toleransi antarumat beragama yang patut diteladani.

Menurut Kapolres, Kota Ambon harus menjadi barometer suksesnya pelaksanaan ibadah natal dan malam pergantian tahun baru. Karena itu, seluruh personel satgas harus bekerja maksimal dan mendukung terciptanya situasi dan kondisi kamtibmas.

“Selain itu, Kota Ambon juga akan menjadi lokasi penyelenggaraan pesta paduan suara gerejani (Perparani) tingkat nasional tahun 2015, sehingga semua personel harus bekerjasama dalam mensukseskan operasi dimaksud,” jelas Kapolres.

Jumlah personel gabungan yang terlibat dalam operasi ini sebanyak 1.001 orang, terdiri dari Polres Ambon 286 personel, Polda Maluku dan termasuk di dalamnya unsur Brimob 326 personel, TNI-AD, TNI-AL serta Marinir 235 personel, Satpol PP 30 dan Dinas Perhubungan masing-masing 30 orang, potensi masyarakat (Potmas) yang merupakan unsur kepemudaan Islam, serta remaja Masjid 44 orang. (one/ant)