GKI Yasmin Dijaga Polisi dan TNI

Polisi menjaga gereja di Bogor
Polisi menjaga gereja di Bogor
Polisi menjaga gereja di Bogor. Foto: Sofyansyah/Pojoksatu.id

POJOKSATU – Sudah empat tahun bergulir, sengkarut soal Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin, Kota Bogor, Jawa Barat, belum juga selesai. Selama itu juga, sejumlah jemaat tetap berupaya beribadah, namun pemerintah tegas melarangnya, karena izin bangunan telah dicabut.

Seperti yang terjadi kemarin (24/12/2014). Puluhan petugas polisi, TNI dan Satpol PP Kota Bogor melakukan penjagaan ketat di sekitar gereja, lantaran mendapat kabar bahwa jemaat akan datang melakukan ibadah malam Natal.

Kasat Pol PP Kota Bogor Eko Prabowo mengatakan, penjagaan dilakukan guna mengantisipasi aksi protes dari warga maupun pihak lain terhadap keberadaan tempat ibadah tersebut. Pihaknya menurunkan kekuatan penuh, sebanyak dua peleton personil diturunkan.

“Ada dua peleton kita kerahkan untuk menjaga lokasi GKI, 1 peleton terdiri 35 orang. Begitu pun gabungan dari Polres maupun Kodim. Penjagaan ini bakal terus dilakukan sampai besok sore,” jelasnya.


Mantan Kepala Inspektorat Kota Bogor itu menjelaskan, pihaknya terus berkoordinasi dan memantau adanya pergerakan massa. “Ini pengamanan biasa saja, sesuai prosedur yang ada,” tukasnya.

Pantauan Radar Bogor (Grup Pojoksatu.id) di depan GKI Yasmin sekira pukul 19.00 WIB, pintu gerbang gereja hanya ditutupi seng berkarat. Gedung gereja pun terlihat gelap dan tak terurus. Beberapa petugas Satpol PP Kota Bogor tengah berjaga-jaga di depan gereja. Petugas polisi berpakaian preman juga terlihat terus memantau pergerakan massa di sekitaran Jalan Abdullah Bin Nuh. Hingga pukul 00:00, tak ada pergerakan dari jemaat yang berencana datang beribadah. (ind/nal)