Walikota Ini Kaget Ada Sendok Rp1 Miliar

WaliKota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto
WaliKota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto
WaliKota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto

POJOKSATU – WaliKota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto kaget setelah mengetahui ada program pengadaan sendok senilai Rp1 miliar yang dibahas Badan Anggaran DPRD Makassar. Ramdhan mengaku sebelumnya dirinya tidak tahu-menahu soal program tersebut.

“Saya kaget juga kenapa ada sendok Rp 1 miliar. Sendok apa seperti ini. Saya tidak pernah memprogramkan hal yang aneh-aneh seperti ini. Coba tanya Kabag Umum. Minta penjelasannya,” ujar Ramdhan.

Kepala Bagian Umum (Kabag Umum) Pemerintah Kota Makassar Zain juga mengaku tidak mengetahui adanya pengajuan anggaran pengadaan sendok Rp 965 juta. Dia mengaku hanya mengajukan anggaran sendok untuk di rumah jabatan Walikota dan Wakil Walikota senilai Rp275 juta.
“Anggaran ini sama dengan tahun lalu, jadi tidak ada kenaikan harga,” kilahnya.

Namun, Zain mengakui pihaknya mengajukan anggaran makan minum Pemkot Makassar Rp11 miliar. Anggaran tersebut, kata dia, masih sama dengan  pengajuan tahun lalu.


“Tidak ada kenaikan pengajuan anggaran makan dan minum, masih tetap juga seperti tahun lalu. Kalau mengenai pengajuan anggaran tempat tidur, selimut, handuk, dan lainnya, itu saya tidak tahu. Kabag Perlengkapan itu,” katanya.

Sebelumnya telah diberitakan, anggaran pengadaan sendok Rp 965 juta di lingkup Pemkot Makassar ini tertuang dalam draf penjabatan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) pada tahun 2015.

Besarnya anggaran untuk pengadaan sendok itu tersebut tertera dalam daftar rencana kerja anggaran (RKA) APBD 2015 yang disampaikan pada rapat paripurna DPRD Kota Makassar, Senin (15/12/2014).

Tingginya biaya pengadaan alat makan itu pun mendapatkan kritikan pedas dari DPRD Kota Makassar. “Saya belum lihat jelas RKA-nya. Namun yang jelas, kalau hanya untuk mengadakan sendok maupun piring saja itu dengan anggaran yang besar, saya kira sangat tidak rasional,” kata Sekretaris Komisi A DPRD Makassar, Rudianto Lallo.

Legislator Nasdem Kota Makassar ini mengingatkan kepada semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Kota Makassar agar realistis dalam mengusulkan anggaran, tidak menuliskan angka seenaknya saja.

“Ada kesan sepertinya dalam pembuatan RKA (rencana kerja anggaran) oleh hampir semua SKPD itu tidak realistis. Kita di dewan kalau tidak teliti dalam memeriksa RKA bisa kecolongan, sehingga saya mengingatkan SKPD jangan ada kesan kucing-kucingan dengan kami di dewan dalam perencanaan RKA,” tuturnya.

Selain pengadaan sendok/piring yang nilainya fantastis, ada beberapa kegiatan lainnya di dalam RKA Sekda Pemkot Makassar yang perlu mendapat perhatian besar. Di antaranya penyediaan makanan dan minuman pada Sekda Kota Makassar senilai Rp 11,8 miliar. Biaya itu terdiri dari makanan dan minuman harian pegawai senilai Rp 3,1 miliar, belanja makanan dan minuman rapat Rp 3,3 miliar, serta belanja makanan dan minuman tamu Rp 5,4 miliar. (one)