Rawan longsor, Kampung Puncak Dikosongkan

RAWAN: Kapolsek Pacet bersama Pemdes Ciloto tinjau sekaligus sisir Kampung Puncak, dalam rangka mengantisipasi terjadinya retakan tanah akibat diguyur hujan. foto : farhan
RAWAN: Kapolsek Pacet bersama Pemdes Ciloto tinjau sekaligus sisir Kampung Puncak, dalam  rangka mengantisipasi terjadinya retakan tanah akibat diguyur hujan. foto : farhan
RAWAN: Kapolsek Pacet bersama Pemdes Ciloto tinjau sekaligus sisir Kampung Puncak, dalam rangka mengantisipasi terjadinya retakan tanah akibat diguyur hujan. foto : farhan

POJOKSATU– Polsek Pacet bersama Pemdes Ciloto menyisir kawasan Kampung Puncak, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas. Hal itu dilakukan untuk memastikan warga  segera meninggalkan wilayah tersebut.

Pasalnya, wilayah Kampung Puncak yang berada tepat di bawah tebing, rawan terjadi pergeseran tanah dan longsor. Mengingat curah hujan yang cukup tinggi.

Kapolsek Pacet AKP Wadi Sa’bani mengatakan, Kampung Puncak merupakan salahsatu daerah yang rawan terjadi pergeseran tanah dan longsor. Untuk memastikannya, kami melakukan penyisiran ke setiap rumah.
“Kami mengimbau mereka (warga) segera mengungsi, karena retakan tanah sangat berdekatan dengan perkampungan warga,” katanya.

Diakuinya, pihaknya sangat menyayangkan sejumlah warga di lima rumah yang masih bertahan. Padahal Kampung Puncak sangat rawan terjadi longsor. “Kami akan melakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman,” tukasnya.


Sementara itu, Kepala Desa Ciloto Tjutju Hidayat menuturkan, penyisiran dilakukan karena lokasi lama (area tanah retak) tidak menutup kemungkinan akan kembali retak. Terlebih, pada saat diguyur hujan, jika terus digerus air, maka retakan tanah dikhawatirkan semakin panjang.

“Ini merupakan salahsatu langkah antisipasi. Kami instruksikan jika hujan, bisa segera dikosongkan,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini masih ada sekitar 8 KK di lima rumah di Kampung Puncak yang masih dihuni. “Pemantauan akan terus dilakukan, mengingat curah hujan semakin tinggi di bulan Januari,” ungkapnya.(fhn)