Anggaran BBM Anggota DPRD Sulsel Dipotong

foto: ilustrasi
foto: ilustrasi
foto: ilustrasi

POJOKSATU – Pemotongan anggaran bahan bakar minyak (BBM) akan diberlakukan bagi  anggota DPRD Sulsel,  termasuk seluruh pejabat sekretariat.

Besar pemotongannya bervariasi, bahkan ada yang sampai 50 persen. Nilai belanja langsung sekretariat dewan diusulkan turun dari Rp79 miliar menjadi Rp76 miliar.

Sekretaris DPRD Sulsel, Abdul Kadir Marsali menjelaskan, pihaknya akan mengusulkan pemotongan belanja langsung sekertariat dewan. “Sudah dikonfirmasikan dan unsur pimpinan menyetujui,” ujar Kadir.

Menurutnya, pemotongan anggaran ini untuk efesiensi anggaran di dewan. Misalnya untuk pengurangan anggaran ВВМ pejabat struktural dewan dan 85 anggota dewan, bisa menghemat biaya sekitar Rp1 miliar. “Kalau usulan ini disetujui, maka kita bisa berhemat dengan nilai yang cukup besar,” katanya.


Sementara itu, Ketua DPRD Sulsel, M Roem mendukung efesiensi anggaran ini. Namun soal keputusan akhir atas usulan ini akan ditetapkan dalam rapat komisi. “Kami telah menerima usulan tersebut namun keputusannya tergantung hasil rapat komisi,” kata Roem dikonfirmasi terpisah.

Anggota Komisi A DPRD Sulsel, Haidar Majid mengatakan usulan pengurangan ini harus sesuai dengan semangat efesiensi anggaran. Di mana penggunaan anggaran itu sendiri harus tepat dan profesional. “Selama efisiensi anggaran masih menunjang kinerja dewan dan proporsional maka efisiensi anggaran pasti disetujui,” ujarnya.

Namun Ia berharap pengurangan anggaran ini tidak mempengaruhi kinerja dewan. Dengan anggaran yang tersedia harus bisa diperhitungkan bahwa para wakil rakyat ini tetap bisa bekerja secara profesional dan proporsional. “Jangan sampai kita ingin efesiensi, tapi justru menghambat kinerja,” pungkasnya.(fat)