Otak Gerandong Ditembak saat Rampas Motor di Jalan

ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi

POJOKSATU – Otak gerandong di Kecamatan Buay Madang OKUT, Afriansyah bin Amir (29), diamankan petugas gabungan dari Unit Reskrim Polsek Buay Madang dan anggota Buser Polres OKUT, kemarin.

Pelaku kerap meresahkan warga Desa Sukaraja Tuha Kecamatan Buaymadang, dengan berbagai aksinya. Terbukti, banyaknya laporan polisi melibatkan pelaku dalam berbagai kasus perampokan.
Kali ini, polisi berhasil memburu pelaku dan digiring ke sel tahanan, setelah dilumpuhkan dengan tembakan dua butir timah panas dikakinya.

Kapolres OKU Timur, AKBP Hengky Widjaja melalui Kasat Reskrim, AKP Yon Edi Winara didampingi Kapolsek Buay Madang, Iptu Aan Sumardi menyebutkan, tersangka merupakan residivis kambuhan dan gembong perampokan di jalur Tanggul Irigasi Sukaraja serta merupakan provokator perampasan tujuh sepeda motor milik warga, belum lama ini.
Setidaknya ada tujuh Laporan Polisi (LP) atas aksi kejahatan tersangka yang diterima pihaknya.

Tersangka Afriansyah, terangnya ditangkap oleh tim gabungan karena kepergok sedang melancarkan aksi perampokan terhadap sepeda motor Honda Verza 150 cc milik korban Habibi Muahairin (26) warga desa Harjowinangun kecamatan Belitang I yang saat itu sedang melintas di jalan Raya desa Tanjung Bulan BK I.


Dimana pada saat menjalankan aksinya, tersangka yang menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter MX bersama rekannya, Hermawi memepet kendaraan korban dan memaksanya untuk berhenti dan merampas kunci kontak motor korban.

Pada saat bersamaan, secara kebetulan melintaslah petugas dari Polsek Buay Madang yang kala itu lagi melakukan patroli rutin dengan menggunakan sepeda motor. Karena melihat adanya kejadian pencurian dan kekerasan tersebut, petugas langsung mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak satu kali dengan para tersangka berhenti dan menyerahkan diri.

Para tersangka yang kaget mendengar tembakan tersebut bukannya menyerahkan diri malah memutar balik sepeda motor yang dikendarainnya dan langsung melarikan diri meninggalkan motor korban sembari tetap membawa kunci kontak sepeda motor korban.

Tak ingin para tersangka kabur, petugaspun langsung melakukan pengejarn terhadap para tersangka yang melarikan diri kearah desa Sri Bulan Kecamatan BP Bangsa Raja OKU Timur.

Dalam pengejaran yang berlangsung selama lebih kurang lima belas menit, dalam aksi kejar-kejaran tersebut salah satu pelaku sempat mengeluarkan tembakan kearah petugas yang kemudian dibalas oleh petugas dengan tembakan.

Karena terdesak, para pelakupun akhirnya meninggalkan sepeda motor yang mereka kendarai di jembatan tanggul irigasi desa Sri Bulan dan kemudian melanjutkan pelariannya kearah pemukiman penduduk, hingga akhirnya pelaku Afriansyah berhasil ditangkap sedangkan Hermawi lolos dari penangkapan.

Ditengah perjalanan pelaku Afriansyah sempat berusaha kabur dengan cara memberontak dan melompat hingga mengakibatkan sepeda motor yang digunakan petugas untuk membawa pelaku terbalik.

Tak hanya sampai disitu, pelaku juga melakukan perlawanan kepada petugas sehingga pergulatanpun sempat terjadi atara pelaku dan petugas. Namun setelah dilumpuhkan dengan tembakan sebanyak dua kali dikakinya, pelakupun terkapar dan menyerah hingga akhrinya baru bisa digelandang ke Sat Reskrim Polres OKU Timur untuk dilakukan pemeriksaan.

“Pelaku ini adalah otaknya para gerandong diwilayah Kecamatan Buay madang karena dialah yang mengajak orang-orang dusun untuk merampok. Dia (pelaku-red) ini termasuk sadis karena kerap melukai korbannya dan dalam seharinya dia bisa merampok hingga 2 TKP,” tutur Kapolsek. (res)