MPR Siapkan Lokasi Demo Bagi Rakyat

Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan
Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan
Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan

POJOKSATU – Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) tengah menyiapkan Pojok MPR yang dibangun dalam kawasan komplek Parlemen, Senayan Jakarta.

Pojok MPR itu nantinya menurut Ketua MPR Zulkifli Hasan berfungsi sebagai lokasi bagi siapa saja rakyat Indonesia yang ingin menyampaikan aspirasinya secara langsung.

“Kalau Pojok MPR itu selesai dibangun, silakan demo atau protes di tempat itu mengenai apa saja,” kata Zulkifli Hasan, di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (12/12).

Menurut mantan Menteri Kehutanan itu, Pojok MPR itu ajang untuk berdialog secara keras dan apa adanya tanpa protokoler kenegaraan.


“Di situ lah dialog keras dilakukan dengan tetap menjaga etika dan estetika. Saya kira model dialognya lebih spontan, faktual dan apa adanya,” tegas politisi Partai Amanat Nasional itu.

Sekjen MPR imbuh Zulkifli Hasan, sudah memulai menyiapkan sarana untuk menyampaikan aspirasi tersebut.

Selain itu, Zulkifli Hasan mengaku sudah mengingatkan dan menyampaikan langsung kepada Presiden Joko Widodo bahwa masyarakat dan mahasiswa saat ini marah.

Marahnya mahasiswa dan masyarakat Indonesia menurut Zulkifli, karena sesudah Presiden dan DPR dilantik dan diambil sumpahnya belum pernah duduk bersama untuk membicarakan mau dibawa kemana bangsa dan negara ini.

“Selaku Ketua MPR, saya juga blusukan, jadi bukan Jokowi saja yang blusukan. Dari blusukan tersebut, saya tahu mahasiswa dan masyarakat sedang marah karena Pemerinta dan DPR belum pernah membicarakan nasib rakyat,” kata Zulkifli Hasan.

Selain Pemerintah dan DPR belum pernah bertemu setelah dilantik dan diambil sumpahnya, politisi Partai Amanat Nasional itu juga menyebut rakyat dan masyarakat marah juga karena semua anggota DPR makan gaji buta dua bulan belakangan.

“Saat bertemu Presiden Jokowi, saya sampaikan itu semua dan mengusulkan agar Presiden mengundang semua pimpinan lembaga negara bertemu untuk mencari jalan keluarnya,” kata dia. (Fas)