Curi Besi buat Hidupi 4 Istri

ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi

POJOKSATU – Suparman, 45, terperosok nafsunya sendiri. Menghidupi empat istri, pria asal Dusun Jatiduwur, Kesamben, Jombang, itu kewalahan.

Sopir truk itu akhirnya nekat mencuri ratusan kilogram pelat besi milik perusahaan tempat dirinya bekerja. Namun, ulahnya bocor ke telinga polisi. Polisi pun menangkap Suparman dan kernetnya, Ardi Prasetyo, 25, asal Mancilan, Jombang. Empat anggota komplotan lainnya kabur.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa pelat besi seberat 250 kg dan tiga dump truck. Yakni, bernopol S 8513 UR, S 8970 UP, dan S 8394 UP. Dua truk lain dibawa kabur empat tersangka yang masih buron. “Modus mereka tergolong rapi sehingga dua tahun baru terbongkar,” ujar Kapolsek Benowo AKP Sofwan.

Komplotan itu mencuri pelat besi dan beton neser dalam perjalanan dari PT Gunawan Dianjaya Steels (GDS) di Jalan Margomulyo ke PT Beton Jaya Manunggal di Jalan Krikilan, Driyorejo.


Modusnya, mereka melubangi bak truk sebagai jalan mengambil pelat besi dan beton neser, lalu menggantinya dengan pasir atau air agar berat muatan tetap saat ditimbang.

Berdasar pemeriksaan, mereka beraksi tiga kali dalam seminggu. Hal itu berlangsung dua tahun. Sekali beraksi bisa meraup Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta. “Jika dua tahun, para tersangka telah mencuri besi senilai ratusan juta rupiah,” kata Sofwan.

Sementara itu, Suparman mengaku hasil penjualan besi curian itu digunakan untuk menghidupi keempat istri dan anak-anaknya. “Kalau bayaran nyopir saja, itu kurang,” kata Suparman. (shy/ib/mas)