Aksi Buruh Makin Menggila di Tangerang

demo buruh
demo buruh
demo buruh

POJOKSATU – Aksi para buruh yang mengaku memperjuangkan haknya untuk mendapatkan UMK yang layak makin menggila. Sepekan terakhir, di kawasan Tangerang aksi buruh terus dilakukan.

Aksi mereka kerap menutup ruas jalan yang mengakibatkan arus lalu lintas menjadi macet. Beragam umpatan masyarakat pun mulai berkeluaran mengutuk aksi para buruh.

Dalam aksi kemarin, buruh di kawasan Tangerang menutup beberapa ruas jalan yang ada di Kota Tangerang.

Pantauan INDOPOS (Grup JPNN), aksi buruh berada di beberapa titik. Salah satunya di kawasan Alam Sutera, Kota Tangsel. Para buruh melakukan long march menuju arah Pemkot Tangsel dan menutup ruas Jalan Raya Raya Serpong. Akibatnya, Jalan Raya Serpong dari Kota Tangerang mengarah ke Tangsel macet total.


Di Kota Tangerang aksi para buruh juga cukup membuat pengguna jalan kesal. Para buruh menduduki Jalan MH Thamrin. Akibatnya kemacetan pun merajalela. Aksi itu baru berhenti pukul 16.00, setelah Kepolisian Polres Metro Tangerang menyiagakan water canon dan barracuda untuk menghentikan aksi buruh.

Koordinator Aksi Buruh Sasmita mengatakan, aksi mereka memblokir Jalan MH Thamrin, tepat di kolong Fly Over Jalan Sudirman, Cikokol, Kota Tangerang, sebagai bentuk penekanan agar pemerintah daerah di kawasan Tangerang merevisi UMK 2015 Tangerang Raya.

Sasmita mengatakan buruh tetap meminta upah Rp3.177.450 per bulan bukan Rp2,7 juta yang sudah diketuk palu.

”Kami menuntut gaji yang tidak sebanding dengan keuntungan pabrik. Kami tetap minta dinaikkan. Kalau tidak, kami tetap turun ke jalan melumpuhkan lalu lintas,” ancamnya.

Kapolres Metro Tangerang Kombes Agus Pranoto mengatakan dalam pengamanan aksi buruh di Kota Tangerang diterjunkan 1 satuan setingkat kompi (SSK) dari Polres dan Polda Metro Jaya serta bantuan 1 SSK dari Kodim 05/06 Tangerang.

Dijelaskannya, demo tidak boleh melanggar ketertiban umum apalagi memblokir jalan. “Kami sudah himbau secara persuasif. Saat ini buruh sudah mulai bubar,” katanya kemarin petang. (fin)