Tiga Pemuda Gilir Gadis Bisu di Parit

003455_371737_gadis_sedihPOJOK SATU – Tiga pemuda diduga mencabuli seorang remaja tunawicara (bisu), Yen (17) asal Kampung Kubang, Desa/Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi akhirnya diringkus petugas Polsek Warungkiara, kemarin (10/12). Informasi yang dihimpun Radar Sukabumi (Grup JPNN.com), ketiga pelaku tersebut adalah Sol (19), Re (18) dan Ris (18), ketiganya asal warga Kampung Kubang.

Terungkapnya kasus pencabulan yang dilakukan ketiga pemuda tetangganya itu, bermula dari keluhan korban kepada orang tuanya yang kerap merasakan sakit luar biasa ketika hendak buang air kecil. Karena curiga, orang tua korban terus berusaha mendesak korban untuk menceritakan segala hal yang menimpa dirinya.

Pada secarik kertas, korban kemudian menulis satu persatu pelaku yang telah menggilir tubuhnya di sebuah parit sungai sekitar rumah tinggalnya, dan disebutkannya tiga pelaku yakni Sol, Re dan Ris. Setelah merasa yakin anaknya telah menjadi korban kebinalan ketiga pemuda tetangganya, orang tua korban memutuskan untuk melaporkan kejadian yang menimpa anak kesayangannya kepada petugas Polsek Warungkiara.

Tak lama berselang setelah memeroleh laporan korban, akhirnya petugas memburu pelaku dan akhirnya satu persatu pelaku berhasil diringkus petugas di rumahnya masing-masing. Guna mempertanggungjawabkan segala perbuatanya, kini mereka telah meringkuk di sel tahanan Mapolsek Warungkiara.


Kepada petugas, Re dan Ris mengakui segala perbuatannya yang telah menyetubuhi korban secara bergiliran bersama seorang rekannya, Sol. Perbuatan itu dilakukan di sebuah parit aliran sungai di daerah Kampung Kubang, Bantargadung pada Senin (8/12) sekitar pukul 21.00 WIB.

“Saat berada di parit sungai, saya dua kali menyetubuhi korban, disusul dua orang rekan saya, ” kata Re kepada petugas, kemarin.

Kepada petugas mengakui pula awal pertama korban bisa bertemu di tempat yang telah dijanjikan sekitar aliran sungai Kampung Kubang melalui pesan singkat dengan korban.

“Malam itu saya janjian dengan korban dan kemudian datang. Selanjutnya korban setelah dibujuk lalu diajak ke sekitar parit sungai yang letaknya jauh dari pemukiman warga. Di parit sungai itulah kemudian saya menggilir korban bersama dua rekan saya,” tuturnya.

Kapolsek Warungkiara AKP Selamet Irianto didampingi Kanit Reskrim Iptu Tedi membenarkan telah meringkus ketiga pelaku pencabulan tersebut. Pelaku diringkus secara terpisah di rumahnya masing-masing untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Para pelaku mengakui telah mencabuli korban secara bergiliran di sekitar Sungai Kampung Kubang,” katanya.

Pengakuan pelaku Ris dan Re saat kejadian telah menyetubuhi korban lebih dari satu kali. Mereka melakukan aksinya secara bergiliran di tempat yang sama.

“Kami limpahkan kasus ini ke Polres Sukabumi,” tandasnya. (ren/t/jpnn)