Atur Doa di Sekolah, Anies Baswedan Minta Maaf

Yusuf Mansur
Yusuf Mansur
Yusuf Mansur

POJOKSATU – Rencana pemerintah mengatur tata cara berdoa di sekolah menuai reaksi keras dari para ulama. Pimpinan Pesantren Darul Qur’an Internasional Ketapang, Tangerang, Ustaz Yusuf Mansur mengaku prihatin dengan akan direvisinya tata tertib pembacaan doa saat memulai dan pulang sekolah.

“#sekolah susah payah kwn2 mengusahakan ada ngaji, doa2, asmaa-ul husnaa di sekolah2 swasta & negeri. Tp yaaa ampuuunnn… ada yg mau ngoreksi,” kicau Yusuf Mansur melalui akun twitternya.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Anies Baswedan yang menggulirkan aturan itu, terusik. Terlebih, wacana itu menjadi kontroversi dan mendapat penolakan di masyarakat.

Tak mau wacana itu terus jadi kontroversi, Anies langsung menghubungi Yusuf Mansur. “Alhamdulillaah, barusan Pak Anies Baswedan dah ngebel saya tadi. Bicara cukup panjang lebar tentang klarifikasinya,” kata Yusuf Mansur melalui akun Twitter, @Yusuf_Mansur.


Ustaz Yusuf Mansur kemudian membuat serial 41 twit. Dia menjelaskan panjang lebar tentang obrolannya bersama mantan rektor Universitas Paramadina tersebut. Bahkan, kata dia, Anies memulai perbincangan itu dengan meminta maaf lebih dulu terkait beredarnya berita yang meresahkan itu.

“Intinya, menurut Pak Anies, berita itu ga benar. Saya di awal kali dengar suara beliau, sudah minta maaf duluan. Tapi banyak hikmahnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Anies mengaku sedang mengevaluasi proses belajar mengajar di kelas. Salah satu yang akan direvisi adalah tata cara proses memulai dan mengakhiri pelajaran.

“Saat ini, kita sedang menyusun, tatib (tata tertib) soal aktivitas, bagaimana memulai dan menutup sekolah, termasuk soal doa yang menimbulkan masalah,” kata Anies di kantornya beberapa waktu lalu. (one)