Rapat, Agung Tidak Gunakan Ruangan Ketum

Agung Laksono menggelar rapat bersama sejumlah petinggi Golkar versi Munas Ancol. Foto: Mohammad Adil/JPNN.com/pojoksatu.id
Agung Laksono menggelar rapat bersama sejumlah petinggi Golkar versi Munas Ancol. Foto: Mohammad Adil/JPNN.com/pojoksatu.id
Agung Laksono menggelar rapat bersama sejumlah petinggi Golkar versi Munas Ancol. Foto: Mohammad Adil/JPNN.com/pojoksatu.id

POJOKSATU – Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Agung Laksono menggelar rapat tertutup di kantor DPP Golkar, Jalan Anggrek Nelly Murni, Jakarta, Selasa (9/12).

Rapat dihadiri sejumlah petinggi Golkar versi Munas Ancol seperti, Sekjen Zainuddin Amali, Ketua DPP Leo Nababan dan Laurence Siburian.

Menurut mantan ketua DPR itu, rapat membahas tentang langkah-langkah strategis yang akan diambil Golkar dalam waktu dekat. Terutama mengenai proses administratif. “Kami membicarakan langkah-langkah ke depan,” kata Agung.

Anehnya, Agung tidak menggunakan ruangan ketua umum yang terletak di lantai tiga gedung utama DPP Golkar sebagai lokasi rapat. Ia memilih menggunakan ruangan lamanya ketika masih menjabat wakil ketua di lantai dua.


Ketika ditanya mengenai hal ini, Agung menjawab ketus. Ia mengaku sengaja menggunakan ruangan lamanya dengan alasan lebih nyaman.
“Ruangan saya lebih bagus,” ujar Agung dengan mimik serius.

Saat ditanya apakah dirinya tidak memiliki kunci ruang ketua umum, Agung tidak menjawab. Ia langsung beranjak meninggalkan awak media dan masuk ke mobil. (dil/jpnn)