Pelajar MAN Kampanye Anti Korupsi

Pelajar MAN Leuwiliang Kabupaten Bogor kampanye anti korupsi. Foto One/pojoksatu.id
Pelajar MAN Leuwiliang Kabupaten Bogor kampanye anti korupsi. Foto One/pojoksatu.id
Pelajar MAN Leuwiliang Kabupaten Bogor kampanye anti korupsi. Foto One/pojoksatu.id

POJOKSATU – Banyak cara yang bisa dilakukan generasi muda memperingati Hari Anti korupsi yang jatuh setiap tanggal 9 Desember. Seperti yang dilakukan para pelajar MAN Leuwiliang Kecamatan Leuwisadeng Kabupaten Bogor. Pada peringatan Hari Anti Korupsi itu empat pelajar membuat slogan dan pamplet tentang bahaya korupsi. Mereka menyuarakan Indonesia dan khususnya di Kabupaten Bogor bebas dari Korupsi.

Keempat pelajar MAN Leuwiliang yaitu Syifa Fazriah, Sonia Nurrahman, Risma Amalia dan Sri Wahyuni semuanya kompak jika korupsi merupakan kejahatan yang sangat besar efeknya bagi masyarakat. “Korupsi itu jahat, bisa merusak siapapun,” kata salah satu pelajar, Syifa Fazriah.

Bahkan kata dia, banyaknya korupsi yang kerap ditayangkan di berbagai media baik cetak dan elektronik seharusnya jadi media pembelajaran agar masyarakat dan pejabat jangan korupsi.

“Padahal sering ditayangin di TV dan ada dikoran tapi gak ada yang kapok,” paparnya.


Untuk itu, pada peringatan hari anti korupsi kali ini dirinya bersama ketiga temannya mencoba mengajak dan menginformasikan agak menjauhi korupsi.

“Kalau kita pelajar Ya himbauan kita hanya dengan cara membagikan tulisan dan mengingatkan teman-teman dengan cara seperti ini, semoga ada manfaatnya dan membuat teman-teman ingat bahayanya,” kata Syifa sambil tersenyum.

Sementara itu, Kepala MAN Leuwiliang Asep Ruhiyat mengapresiasi apa yang dilakukan anak didiknya dengan menyuarakan gerakan moral akan bahaya koruspi. “Apa yang dilakukan anak-anak merupakan sebuah gerakan moral dimana mereka peduli terhadap masalah yang kerap terjadi di negeri kita salah satunya korupsi,” kata Asep.

Menurutnya, sudah seharusnya dunia pendidikan menjadi pilar dan bisa memberikan pemahaman kepada anak didiknya tentang bahaya laten korupsi yang kini menjadi persoalan serius bangsa ini. “Mereka mewujudkan hal itu tentu punya harapan, bertepatan dengan hari anti korupsi ini mereka ingin jadi generasi bangsa yang bersih dari korupsi, dan Indonesia benar-benar bebas dari korupsi,” pungkasnya. (wan)