POJOKSATU.id, JAKARTA — Malam penuh haru kembali menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata. Ribuan pasang mata menunduk khidmat, ribuan doa dilangitkan.
Di antara nisan para pahlawan, suara lirih doa berpadu dengan hening malam, seakan mengingatkan seluruh bangsa bahwa kemerdekaan bukanlah hadiah, melainkan warisan perjuangan yang penuh darah dan air mata.
Ziarah Nasional dan Renungan Suci menjadi tradisi sakral dalam memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia digelar Sabtu malam (16/8/2025).
Acara tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga: 80 Tahun Indonesia Merdeka, Monas Disulap Jadi Panggung Pesta Rakyat
Dalam keterangannya di instagram, TMC Polda Metro Jaya mengimbau kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan di sekitar TMP Kalibata, untuk menggunakan jalur alternatif serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran arus lalu lintas selama acara berlangsung.
Tak hanya di Jakarta, masyarakat di seluruh Indonesia juga diimbau untuk menggelar Apel Renungan Suci di TMP-TMP Provinsi dan Kabupaten/Kota masing-masing.
Momen ini diharapkan menjadi ruang kontemplasi, menyadarkan seluruh anak bangsa bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini adalah buah dari pengorbanan para pahlawan.
Baca Juga: Kepala Desa se-Rengasdengklok Kompak Hadiri Upacara HUT ke-80 RI
Dengan suasana khidmat, Kepala Negara kemudian meletakkan karangan bunga sebagai simbol penghargaan kepada arwah para pahlawan yang telah gugur.
Upacara kemudian dilanjutkan dengan mengheningkan cipta yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo.
"Saudara-saudara sekalian, marilah kita sejenak mengenang arwah dan jasa para pahlawan kita. Mereka yang telah berkorban untuk kemerdekaan, kedaulatan, dan kehormatan bangsa Indonesia. Mengheningkan cipta mulai," ujar Presiden Prabowo.




