POJOKSATU.ID - Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendapat doa khusus agar kelak memimpin Indonesia saat menghadiri peresmian Jembatan Titian Persatuan di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Momen tersebut terjadi ketika Anies berkunjung ke Desa Sambirejo, Kecamatan Jumantono, dan Kampung Klotok, Kelurahan Bolong, pada Jumat (30/1/2026) siang.
Doa tersebut disampaikan menjelang prosesi peresmian jembatan gantung yang menghubungkan Desa Sambirejo dengan Kampung Klotok.
Baca Juga: Doa Menyambut Ramadan 'Allahumma Barik Lana', Ini Dalil, Makna, dan Penjelasan Ulama
Jembatan itu dibangun untuk mempermudah akses warga, terutama dalam aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial sehari-hari.
Sebelum peresmian dimulai, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Karanganyar, KH Badaruddin, memimpin doa bersama yang diikuti warga setempat.
Dalam doa tersebut, Badaruddin secara terbuka menyebut nama Anies Baswedan dan memohon agar mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu diberi amanah untuk memimpin bangsa.
Baca Juga: Usai Board of Peace Dibentuk Trump, Sekutunya Israel Serang Kamp Gaza, DPR RI Bersuara Keras
“Jadikanlah pemimpin Indonesia untuk membahagiakan seluruh rakyat Indonesia,” ucap Badaruddin, dikutip pojoksatu.id dari kompas.com.
Ia melanjutkan dengan doa agar Anies senantiasa diberi kesehatan, bimbingan, dan kesempatan oleh Tuhan dalam menjalani setiap amanah kehidupan.
Doa itu pun langsung menyita perhatian warga yang hadir dan menjadi perbincangan di lokasi acara.
Momen tersebut menambah daftar panjang dukungan moral yang kerap diterima Anies dalam berbagai kunjungan ke daerah.
Kehadirannya di Karanganyar sendiri merupakan bagian dari kegiatan sosial bersama tim Aksi Bersama, yang selama ini aktif membangun infrastruktur penghubung di wilayah pedesaan.
Meski namanya disebut secara langsung dalam doa agar menjadi presiden, Anies memilih tidak memberikan komentar politik.
Ia menegaskan bahwa kehadirannya di Desa Sambirejo dan Kampung Klotok semata-mata untuk meresmikan jembatan dan menyapa warga.
Anies menekankan bahwa Jembatan Titian Persatuan dibangun sebagai simbol gotong royong dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di daerah.
Baca Juga: Komisi 10 DPR Desak Guru Honorer Diangkat PPPK Penuh Waktu, Bukan Paruh Waktu
Menurutnya, akses infrastruktur dasar seperti jembatan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup warga.
“Jembatan ini bukan hanya penghubung wilayah, tetapi juga penghubung harapan masyarakat,” kata Anies dalam sambutannya saat peresmian.
Warga setempat menyambut antusias kehadiran Anies dan peresmian jembatan tersebut.
Baca Juga: PPDB Sekolah Garuda 2026-2027 Resmi Dibuka, Siswa Berprestasi Bisa Sekolah Gratis sampai Lulus
Selama ini, akses antara Desa Sambirejo dan Kampung Klotok cukup sulit, terutama saat musim hujan, sehingga keberadaan jembatan baru dinilai sangat membantu aktivitas sehari-hari.
Peristiwa doa untuk Anies itu pun menjadi sorotan, mengingat posisinya sebagai salah satu tokoh nasional yang masih mendapat perhatian publik.
Meski demikian, Anies tetap menegaskan fokusnya pada kegiatan sosial dan pengabdian kepada masyarakat.




