POJOKSATU.id - Kasus ibu dan anak tewas di Cinere, Depok, Jawa Barat, masih diselimuti misteri.
Terlebih polisi menemukan pesan terakhir to you whom ever ibu dan anak tewas di Cinere.
Pesan terakhir to you whom ever ibu dan anak tewas di Cinere tersebut ditemukan di dalam laptop.
Baca Juga: Begini Pendistribusian Poin dan Hadiah China Open 2023, Paling Cepat Gugur Dapat Rp30 Juta
Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Heryadi menjelaskan, to you whom ever itu adalah nama sebuah file dalam laptop dimaksud.
Sementara isi file tersebut adalah tulisan yang ditulis dalam bahasa Inggris.
Jika diterjemahkan, tulisan ini memiliki makna yang mendalam dan seakan berkaitan dengan kematian ibu dan anak yang ditemukan tinggal kerangka itu.
Baca Juga: Total Hadiah China Open 2023 Setara dengan Isi Rekening Viktor Axelsen Sepanjang Karirnya
"Jadi, disana tertulis siapapun yang membaca tulisan ini mungkin pada saat melihat tulisan ini saya dan ibu saya sudah meninggal dunia," jelas Kombes Hengki Haryadi, Jumat 8 September 2023.
Siapa Penulis To You Whom Ever?
Kendati demikian, penyidik Ditrekrimum Polda Metro Jaya masih belum menyimpulkan isi tulisan dalam pesan to yo whome ever tersebut.
Baca Juga: Wow, Fuji dan Asnawi Kedapatan Malam Mingguan Bareng dan Dinner Berdua, Jadian Nih?
Saat ini, penyidik masih menerjemahkan tulisan tersebut dan melakukan analisa.
Selain itu, penyidik juga masih belum bisa memastikan siapa penulis pesan terakhir to you whome ever tersebut.
Sebab bisa saja tulisan itu bukan dibuat oleh ibu dan anak tewas di Cinere.
Bisa saja tulisan itu dibuat oleh orang lain, selain kedua korban.
Baca Juga: Pernyataan Tegas Sekjen PDIP untuk Ketua DPC Gerindra Semarang, Singgung soal Barbarian
"Biar nanti alat bukti yang akan mengarahkan kira-kira apa yang terjadi," tegas Hengki.
"Apakah ini matinya alami, natural. Apakah accident, kecelakaan. Apakah suicide, bunuh diri. Atau homicide, pembunuhan. Apakah gabungan dari berbagai analisis ini," sambung dia.
Sementara, penyidik juga menemukan sejumlah alat bukti lain dari hasil oleh TKP yang dilakukan pada Sabtu, 9 September 2023.
Baca Juga: Mata Air
Diantaranya adalah beberapa dokumen, catatan dan bukti pembayaran atau transaksi sebelum ibu dan anak tersebut tewas.
Meski begitu, penyidik masih belum bisa menyimpulkan penyebab kematian ibu dan anak tewas di Cinere Depok tersebut.
"Ada beberapa dokumen yang tentunya kita amankan yang tentunya kita harapkan menjadi petunjuk dalam penyelidikan ini," ucap Kasubdit 4 Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Samian.
Sosok S dan K
Saat ini, penyelidikan kasus tersebut meliputi induktif dan deduktif yang dilakukan secara komprehensif interprofesi.
Baca Juga: Ternyata Cak Imin Belum Terima Uang Hasil Korupsi, Prof Romli Beberkan Tetap Bisa Dijerat
Sampai sejauh ini, kata Samian, penyidik sudah memeriksa 10 saksi. 2 diantaranya berinisial S dan K.
S dan K tersebut adalah nama dan nomor telepon yang tertulis dalam secarik kertas yang ditemukan polisi di rumah bernomor 9 di Perumahan Bukit Cinere Indah tersebut.
"Kurang lebih 10 saksi sudah kita proses (periksa), dari keluarga dari lingkungan dan juga dari masyarakat," terang Samian.
Baca Juga: Ketua Gerindra Semarang Beri Penjelasan Soal Tudingan Pemukulan Pada Kader PDIP
Tidak menutup kemungkinan, penyidik akan kembali melakukan olah TKP agar bisa menyimpulkan penyebab kematian ibu dan anak tersebut.
"Nanti setelah hasil dari penyelidikan induktif ini, kita padukan dengan hasil penyelidikan deduktif. Apabila perlu kita pasti juga akan kembali ke TKP," tandasnya.
Tidak Pernah Bersosialisasi
Sebelumnya, petugas keamanan perumahan Bukit Cinere Indah, Jafar, menjelaskan, ibu dan anak tersebut sudah tidak lagi terlihat sejak sebulan terakhir.
Baca Juga: Kado Istimewa Buat Marselino Ferdinan, Indonesia U23 Cetak 9 Gol di Tanggal 9 Bulan 9
Karena itu, kemudian dilakukan pengecekan bersama Ketua RT setempat.
"Karena penghuni No 39 sudah lama hampir 1 bulan tidak keluar rumah. Akhirnya saksi mengajak Ketua RT Sony Wicaksono bersama-sama mengecek ke rumahnya," ungkap dia kepada wartawan, Kamis 7 September 2023.
Saat pengecekan, mereka mencium aroma tidak sedap yang berasal dari kamar mandi rumah tersebut.
Hingga akhirnya, mereka menemukan mayat laki-laki dan perempuan yang tidak dapat diidentifikasi lagi.
Baca Juga: Analisa Pengamat Ganjar Tampil di Tayangan Azan Magrib RCTI : Biar Dibilang Sosok yang Islami
"Kedua korban ditemukan di ruang kamar mandi yang tidak terkunci dalam keadaan sudah tidak bisa diidentifikasi,” beber Jafar.
Disebutkan, ibu dan anak tewas di Cinere itu dikenal warga sekitar tidak pernah bersosialisasi di lingkungan tempat tinggalnya.
Dari hasil olah TKP pertama yang dilakukan, polisi menemukan secarik kertas di meja dapur berisi 2 nama dan telepon untuk dihubungi.
Baca Juga: Video Ganjar Pranowo Tampil di Tayangan Azan Magrib RCTI Disandingkan Pidato Menag, Nyindir Banget
Jadi, siapa penulis pesan terakhir to you whom ever ibu dan anak tewas di Cinere Depok?***




