POJOKSATU.id, JAKARTA – Demokrat diyakini lebih cocok dengan duet Anies-Cak atau AMIN. Ketua DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal kembali mengajak AHY agar back to back dengan Koalisi Perubahan.

Ketua PKB Cucun Ahmad Syamsurijal mengaku terus lakukan komunikasi dengan Partai Demokrat atau kubu AHY agar kembali back to back dengan Koalisi Perubahan duet Anies- Cak Imin atau AMIN.

Menurutnya, sikap mengajak Demokrat AHY ini mereka lalukan karena politik itu bersikap dinamis. Mereka percaya Partai Demokrat akan kembali ke AMIN.

Ketua Fraksi PKB DPR RI ini menilai bergabungnya kembali Demokrat ke Koalisi Perubahan akan menambah kekuatan koalisi pengusung Anies-Cak Imin atau AMIN.

Baca Juga: Mengejutkan, Mantan Istri Ahok Senang Dengar Pidato Kebangsaan Anies Baswedan

"Sebetulnya miniatur nasional ini sudah terwujud koalisi kami di daerah di Kabupaten Bandung dan alhamdullilah berhasil. Kita akan coba secara nasional ini koalisi 4 partai ini akan saya yakin juga berharap Demokrat kembali untuk bersama-sama dengan kita di Koalisi Perubahan ini," ujarnya.

Menurutnya, komunikasi terus mereka bangun karena politik adalah dinamis. Dia juga berharap agar PKB bisa menjembatani kembalinya Demokrat sehingga bisa bersama lagi di Koalisi Perubahan.

Lebih lanjut, Cucun yakin peluang Demokrat kembali mendukung Anies-Cak Imin cukup besar. Sebab, kata Cucun, Demokrat lebih cocok bergabung dengan Koalisi Perubahan.

Baca Juga: PKS Resmi Dukung Duet Anies-Cak Imin, Presiden Ahmad Syaikhu Beberkan Lima Poin Dukungan

"Kalau saya besar persentasenya ya, indikatornya saya tidak akan sampaikan, yang pasti punya hitung-hitungan pasti, karena dalam koalisi itu ada satu poin tawar-menawar apa yang menjadi kehendaknya keinginan dari yang dibangun oleh Demokrat sendiri,” ujarnya.

“Saya yakin Demokrat akan lebih cocok dengan AMIN," jelas Cucun di Pondok Pesantren Sa'adatuddaroin, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, kepada wartawan, Jumat (15/9/2023).

Diketahui, PKS resmi mendukung pasangan Anies Baswedan dan Cak Imin atau AMIN di Pilpres 2024. Dengan demikian sudah ada tiga partai yang resmi mendukung yaitu PKS, PKB dan Nasdem.***