POJOKSATU.ID-Pengurus Ikatan Guru Indonesia menghadiri undangan pertemuan khusus dengan HWPL (Heavenly Culture, World Peace, Restoratoin og Light) di kegiatan HWPL World Peace Summit 2023 di Incheon Korea Selatan (19/09).
Kegiatan ini dihadiri oleh Mrs. Hong Seo Yeon, General Director Peace Education Department HWPL beserta tim dan Ketua Umum Danang Hidayatullah, para waketum Abdul Wahid Nara, Mulyadin Harahap, Yuserto, sekjen Hibatun Wafiroh, bendum Hj Tia Verlina, direktur kerjasama luar negeri IGI Jasmin dan beberapa pengurus lainnya.
Mrs. Hong Seo Yeon, menjelaskan bahwa HWPL memiliki misi perdamaian dunia dan diharapkan bisa kerjasama dengan IGI untuk mempercepat terwujudnya generasi dunia yang anti terhadap kekerasan.
Baca Juga: Hasil Kalteng Putra vs Persewar Waropen, Boaz Solossa Selamatkan Mutiara Bakau dari Kekalahan
"Makanya kami mengundang beberapa organisasi dari 55 negara perserta kegiatan tersebut" ungkapnya. "Kami mengajak IGI melakukan pertemuan khusus agar bisa lebih fokus menjalin kolaborasi dalam bentuk program nantinya" jelasnya.
Meski berbeda bahasa, kegiatan ini berlangsung lancar karena ada tim translator yang mendampingi. IGI dan HWPL akan bekerja sama lebih lanjut terkait pendidikan perdamaian.
Beberapa webinar, pelatihan, dan juga kegiatan edukasi lainnya bisa dilaksanakan untuk guru-guru di Indonesia agar dapat bersama-sama membangun perdamaian serta menumbuhkan kesadaran pentingnya perdamaian bagi anak-anak di Indonesia.
Baca Juga: Viral Artis Ajak Presiden Jokowi Joget, Kena Marah Paspamres
Direktur Hubungan Kerjasama dan Hubungan Internasional, Jasmin Suryadi berharap kegiatan ini bisa ditindaklanjuti dengan Training of Trainer untuk guru-guru di Indonesia dan ditindaklanjuti dengan implementasi dan pengimbasan.
Bahkan kegiatan tersebut bisa seiring dengan program merdeka belajar yang saat ini diterapkan di Indonesia, "tentu jika kerjasama ini terjalin, peran guru dalam mewujudkan perdamaian dunia, melalui penanan karakter di sekolah melalui mata pelajaran akan cepat berdampak" jelas Jasmin.
Kegiatan diskusi tersebut fokus pada perdamaian dunia melalui peran guru di Indonesia kedepannya. Berbagai informasi terkait terjadinya perang dunia, perang antar suku, agama dan Ras serta bagaimana upaya mengatasinya. ***



