POJOKSATU.id - Pelantikan Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) bukan hanya menarik perhatian soal transisi kariernya dari dunia politik.
Publik juga dibuat heboh oleh sorotan terhadap harta kekayaannya yang mencapai sekitar Rp14,39 miliar berdasarkan LHKPN terbaru.
Angka itu langsung menjadi bahan perbincangan, terutama karena komposisinya yang mencerminkan kekayaan pejabat publik dengan rekam jejak politik cukup panjang.
Baca Juga: Pemprov Jabar Optimistis Produksi Padi 2026 Naik Meski Diterpa Banjir
Dalam laporan LHKPN periode April 2025, aset terbesar Adies berasal dari tanah dan bangunan yang ditaksir mencapai sekitar Rp6,49 miliar.
Aset-aset tersebut tersebar di beberapa titik strategis, termasuk Surabaya dan Bekasi.
Nilai tersebut menempatkan properti sebagai fondasi utama kekayaan Adies sebelum menduduki kursi hakim konstitusi.
Sorotan lain datang dari koleksi kendaraan yang nilainya tak main-main.
Baca Juga: Profil Lengkap dan Rekam Jejak Adies Kadir, Wakil Ketua DPR yang Kini Menjaga Konstitusi di MK
Ada Mitsubishi Pajero, BMW sedan, Toyota Alphard, hingga Land Rover Defender, dengan total nilai mencapai sekitar Rp3,05 miliar.
Deretan mobil premium itu menjadi salah satu faktor yang membuat nama Adies kembali ramai dibicarakan pascapelantikan.
Tak berhenti di sana, Adies juga tercatat memiliki kas dan setara kas sekitar Rp3,2 miliar.
Baca Juga: Usai Thomas Djiwandono Masuk Bank Indonesia, Juda Agung Resmi Menjabat Wakil Menteri Keuangan RI
Jumlah ini semakin memperkuat gambaran bahwa ia berada dalam kondisi finansial yang sangat stabil.
Bahkan LHKPN menegaskan bahwa Adies tidak memiliki utang, sesuatu yang cukup jarang ditemui pada pejabat negara dengan jabatan strategis.
Rincian kekayaan ini menguatkan kembali perhatian publik pada perjalanan panjang Adies, dari politisi Golkar, Wakil Ketua DPR.
Hingga kini menjadi salah satu penjaga konstitusi tertinggi di Indonesia.
Baca Juga: Pemprov Jabar Optimistis Produksi Padi 2026 Naik Meski Diterpa Banjir
Transformasi karier tersebut menimbulkan ekspektasi besar agar ia mampu membawa integritas dan keseimbangan dalam memutus perkara-perkara penting.
Publik kini menunggu babak berikutnya bagaimana Adies Kadir menjalankan tugasnya sebagai Hakim MK di tengah sorotan tajam terhadap rekam jejak dan kekayaannya.***




