POJOKSATU.ID - Aktivitas vulkanik di kawasan kepulauan Indonesia mengalami peningkatan signifikan selama periode 1 Agustus hingga 5 September 2026.
Berdasarkan data resmi PVMBG dan Badan Geologi ESDM, tercatat ada tujuh gunung api aktif yang mengalami aktivitas erupsi secara bersamaan maupun berurutan.
Pada rentang 1 hingga 5 Agustus, Gunung Semeru, Ibu, Dukono, Lewotobi, dan Ili Lewotolok dilaporkan sudah mengalami erupsi berulang kali.
Erupsi Gunung Semeru kemudian berlanjut pada 13 Agustus dengan lontaran abu vulkanik mencapai ketinggian kurang lebih 900 meter.
Baca Juga: Layar HP Tiba-Tiba Kekuningan, Pengguna Medsos Syok Lihat Peringatan Abu Vulkanik!
Puncak kewaspadaan meningkat pesat ketika enam gunung meletus secara serentak hanya dalam kurun waktu satu hari pada 31 Agustus.
Salah satu erupsi terbesar terjadi di Gunung Sinabung yang menyemburkan abu hingga 3.500 meter serta membuat status kebencanaannya naik ke Level III.
Selain Sinabung, Gunung Lewotobi Laki-laki juga mencatatkan erupsi besar pada 27 Agustus dengan tinggi kolom abu mencapai 2.500 meter.
Aktivitas vulkanik berlanjut hingga awal September, di mana Gunung Ibu kembali erupsi setinggi 500 meter pada tanggal 1 September.
Menyusul sehari kemudian, Gunung Ili Lewotolok juga memuntahkan material vulkanik hingga ketinggian 600 meter dari puncak kawah.
Rentetan kejadian bencana alam ini membuktikan tingginya gejolak tektonik dan vulkanis yang tengah melanda wilayah Nusantara.
Pihak berwenang terus mengimbau warga di sekitar lereng gunung untuk selalu siap siaga serta mematuhi rekomendasi zona bahaya.
Kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci utama guna meminimalisir risiko korban jiwa akibat erupsi beruntun ini.***




