POJOKSATU.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi cuaca buruk saat libur Natal dan Tahun Baru 2025.

Prakiraan cuaca hujan berpotensi mengguyur sebagian besar wilayah Indonesia selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

BMKG mengungkap hujan saat Nataru dipengaruhi oleh 3 fenomena alam yang mengindikasikan adanya peningkatan curah hujan.

"Ada tiga fenomena yang bergabung. Yang pertama La Nina lemah, monsun Asia, Madden Julian Oscillation," kata Guswanto, Deputi Meteorologi BMKG.

Peningkatan curah hujan ini akan terjadi khususnya di beberapa wilayah antara lain Sumatera, Jawa, Kalimantan Barat dan Nusa Tenggara.

Peningkatan curah hujan di Jawa mencapai 15-20 persen pada Nataru.

BMKG menyampaikan jika peningkatan curah hujan di Indonesia tidak merata.

Baca Juga: Sudah Tahu Lemon Balm? Tanman Herbal di Rumah, Begini Manfaat dan Cara Menanamnya, Bisa Jadi Minuman Bisa Jadi Minyak

Pada bulan November-Desember wilayah Sumatera akan mengalami peningkatan curah hujan.

Smeentara di Jawa, Bali dan Nusa Tenggara akan terjadi pada bulan Januari-Februari 2025.

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dengan potensi cuaca buruk saat Nataru.

Selain peningkatan curah hujan BMKG telah mengidentifikasi peningkatan tinggi gelombang di Laut Cina Selatan dan Samudra Hindia.

BMKG meminta warga khusus nelayan untuk mewaspadai gelombang di wilayah selat yang terhubung dengan Samudra Hindia bagian selatan dan barat.***