POJOKSATU.ID — Imbas peningkatan aktivitas dan lontaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, sejumlah wilayah terdampak mengambil langkah cepat untuk melindungi keselamatan para siswa.

Pemerintah Provinsi Lampung melalui instruksi gubernur resmi memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi sekolah-sekolah di wilayahnya pada 7–8 September.

Langkah serupa juga diambil oleh sejumlah pemerintah daerah dan dinas pendidikan di Banten serta Jawa Barat.

Kebijakan belajar dari rumah ini diterapkan guna mengantisipasi paparan abu vulkanik yang berpotensi memicu gangguan saluran pernapasan (ISPA) dan mengganggu penglihatan.

Baca Juga: Mesin Pesawat Dibalut Plastik di Bandara Soetta Cegah Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Selama masa pJJ, proses kegiatan belajar mengajar (KBM) dialihkan secara daring sesuai panduan sekolah masing-masing.

Para siswa dan pihak sekolah juga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan serta tetap mengagendakan penggunaan masker jika terpaksa keluar rumah.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat dan warga sekolah untuk terus memantau perkembangan status Gunung Anak Krakatau.

Selain itu juga memantau informasi resmi dari dinas pendidikan setempat terkait skema KBM dalam beberapa hari ke depan.***