POJOKSATU.id, REMPANG — R Fahrudin, wartawan mediakepri group, yang tengah meliput peristiwa Rempang Galang Batam Kepri, diintimidasi tiga petugas.
Wartawan mediakepri group ini diintimidasi tiga petugas saat tengah memvideokan aksi petugas yang mengamankan sejumlah massa yang menggelar aksi protes kasus Rempang, Batam, Kepulauan Riau, Senin (11/9).
Dalam video berdurasi 36 detik, petugas menarik leher baju salah satu massa untuk diamankan ke mobil anggota Satpol PP.
Tampak seorang pria tersebut langsung didorong kedalam mobil Satpol PP tanpa melakukan perlawanan sedikitpun.
Baca Juga: Tegaskan Pertandingan Tinju Tanpa Gimmick, Jerinx Akui Uus Petarung Lebih Hebat darinya
Pria yang ikut turun ke lapangan melakukan protes kasus Rempang itu, tersungkur di dalam mobil Satpol PP. Seketika pintu mobil langsung ditutup oleh anggota yang berada di dalam.
Petugas yang fokus menangkap para massa yang anarkis belum ngeh bahwa dirinya telah divideokan oleh R Fahrudin.
Sontak saat salah satu anggota melihat R Fahrudin mengarahkan kameranya kepada para petugas. Mereka curiga bahwa R Fahrudin tengah memvideokan kejadian tersebut.
R Fahrudin pun tiba-tiba ia dikagetkan tiga petugas berpakaian preman yang datang dari depan, belakang, dan samping.
Secara serentak, mereka memaksa untuk meminta video peristiwa yang direkam di Gedung LAM untuk dihapus.
"Hapus Video itu. Kalau kau tak menghapus, aku yang menghapus," kata salah seorang dari mereka.
Karena situasi tidak memungkinkan, katanya, dengan berat hati video itu pun dihapus.***



