POJOKSATU.id, KARAWANG - Kondisi Jalan Tanjungpura - Rengasdengklok yang berlubang serta bergelombang banyak dikeluhkan warga di wilayah Karawang Utara.
Bahkan beberapa waktu yang lalu perwakilan dari warga di wilayah Karawang Utara menggelar aksi damai ke Bupati Karawang dengan tuntutan agar diperbaiki secara permanen. Namun, Setiap tahun pemerintah hanya melakukan perbaikan sebatas tambal sulam yang dinilai tidak efektif.
Kerusakan jalan tersebut sudah terjadi bertahun-tahun, namun perbaikan yang dilakukan pemerintah selama ini hanya tambal sulam. Padahal, jalan Tanjungpura - Rengasdengklok merupakan akses utama.
Menurut, Koko salah satu tokoh di wilayah Karawang Utara, mengenai jalan proklamasi tetap harus diperbaiki secara permanen standarisasi provinsi, Karena saat ini masih mengupayakan tambal sulam yang dinilai tidak efektif, terutama titik lokasi Tunggak jati.
"Seharusnya pemerintah daerah juga harus bisa bertanggung jawab terutama dinas perhubungan sesuai undang undang penyelenggara jalan yang membiarkan jalan rusak mengakibatkan korban jiwa, kesalahan penyelenggara dan bisa tuntutan," ujarnya, Selasa, (21/02/2023).
Kemudian, Ia juga menyampaikan meskipun anggaran setiap tahun yang diserap jika perbaikannya hanya tambal sulam terkesan proyek abadi yang tak kunjung selesai.
"Seolah-olah proyek abadi yang tak kunjung selesai sampai berapa besarnya anggaran tidak akan menjadikan penyelesaian kecuali harus perbaikan total. Anggaran yang terserap tambal sulam sampai tahun ini kurang lebih 32milyar selama bupati menjabat," ucapnya.
Sementara itu, di tempat terpisah, Deni Rahmani salah satu tokoh pemuda di Kelurahan Tunggakjati, Kecamatan Karawang Barat saat ditemui di kediamannya mengungkapkan Jalan Tanjungpura-Rengasdengklok mengalami kerusakan cukup parah dengan banyak titik di ruas jalan bergelombang dan berlubang.
"Jika pengguna jalan tidak menguasai medan, bisa berakibat berbahaya, terus tampak beberapa titik bekas tambal sulam aspal. Sedangkan arus lalu lintas tergolong padat, sering dilalui kendaraan bertonase besar karena sudah banyaknya pergudangan yang menuju arah Rengasdengklok, tapi kenapa sudah lama hanya ditambal sulam," ungkapnya.
Lebih lanjut, dia juga mengatakan memasuki musim penghujan dengan kondisi jalan seperti itu akan membahayakan para pengguna jalan. Ia juga berharap Gubernur Jawa Barat segera merespon untuk perbaikan jalan tersebut secara permanen serta meminta DPRD Jabar untuk mendorong pengajuan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang dan mendengar keluhan warga Karawang yang berada di wilayah Karawang Utara.
"Apalagi sekarang masuk penghujan tentunya jika dibiarkan seperti itu tentu akan berbahaya bagi pengguna jalan, saya juga berharap kepada Gubernur Ridwan Kamil segera merespon memperbaiki jalan ini dengan permanen jangan tambal sulam, terus apalagi yang saya dengar dari pemerintah kabupaten Karawang juga sudah mengajukannya dan saya juga meminta kepada DPRD Jabar yang mewakili Karawang jangan diam, tolong lah bantu didorong agar jalan ini dianggarkan untuk diperbaikinya secara permanen," pungkasnya. (Yusup/Pojoksatu)




