POJOKSATU.ID - Warga Kelurahan Setu, Cipayung, Jakarta Timur, digegerkan dengan penemuan bayi perempuan yang masih hidup di dalam sebuah tas belanja pada Minggu (16/11/2025).
Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) saat sedang membersihkan area semak-semak di wilayah tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Cipayung, Iptu Edi Handoko, membenarkan penemuan bayi yang membuat heboh warga. Menurutnya, bayi itu berjenis kelamin perempuan dan ditemukan dalam kondisi hidup.
Baca Juga: Usai Banjir Bandang Cisolok, PMI Bersama JRCS Lakukan Monitoring SCR dan Kaji Risiko Bencana
“Iya betul, bayi perempuan,” kata Edi saat dikonfirmasi.
Edi juga memastikan bahwa bayi tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat begitu ditemukan.
Kondisinya dinilai cukup stabil dan sedang menjalani perawatan medis untuk memastikan kesehatannya. “Alhamdulillah masih hidup, sekarang sedang perawatan,” ujarnya.
Temuan mengejutkan ini bermula ketika seorang petugas PPSU mencurigai sebuah tas belanja berwarna cerah yang berada di balik semak.
Baca Juga: 1.841 Tenaga Honorer Pemerintah Kota Sukabumi Resmi Kantongi NIP PPPK Paruh Waktu, Siap Dilantik!
Merasa aneh dengan posisinya, petugas tersebut mengangkat tas tersebut dan langsung terkejut ketika mendengar suara tangisan lemah dari dalam.
Saat dibuka, terlihat seorang bayi perempuan yang masih terbungkus kain, dalam kondisi lemah namun bernapas.
Video penemuan bayi itu kemudian beredar luas di media sosial.
Baca Juga: 4.132 Polisi Aktif Didesak Mundur dari Jabatan Sipil, Dinilai Rugikan Keuangan Negara
Dalam rekaman tersebut tampak petugas PPSU bersama warga membuka tas belanja itu dengan hati-hati.
Warga yang berada di lokasi tampak panik sekaligus terharu karena bayi tersebut masih hidup.
Beberapa orang langsung mencari kendaraan untuk membawa bayi itu ke fasilitas kesehatan terdekat.
Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Mahasiswa UMA Medan Terungkap, Ternyata Masih Satu Kampung di Marindal II
Polisi kini melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua yang tega membuang bayi tersebut.
Iptu Edi menyebut pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari saksi, termasuk petugas PPSU yang pertama menemukan bayi serta warga sekitar yang mendengar suara tangisan.
Selain itu, polisi juga akan menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengetahui siapa yang menaruh tas belanja tersebut.
Kasus pembuangan bayi seperti ini bukan pertama kali terjadi di wilayah Jakarta Timur.
Namun, penemuan bayi yang masih hidup dalam kondisi memprihatinkan selalu menyisakan keprihatinan mendalam bagi masyarakat.
Banyak warga berharap pelaku segera ditemukan dan bayi tersebut mendapatkan perlindungan yang layak.
Sementara itu, pihak rumah sakit memastikan bahwa bayi tersebut mendapat penanganan intensif.
Dokter tengah memeriksa kondisi vital, kemungkinan kekurangan nutrisi, serta memastikan tidak ada luka fisik yang membahayakan nyawanya.
Baca Juga: Partai Demokrat Cirebon Bangun Kantor Permanen, Sekjen PD Apresiasi Kepemimpinan dr. Ratnawati
Pihak rumah sakit juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk memastikan perlindungan jangka panjang bagi bayi tersebut.
Penemuan ini menjadi pengingat bagi publik tentang kasus pembuangan bayi yang masih terjadi akibat tekanan sosial, ekonomi, atau faktor lainnya.
Meski demikian, masyarakat menegaskan bahwa tidak ada alasan yang dapat membenarkan tindakan membuang bayi dan membahayakan nyawanya.
Kini, warga Setu dan aparat kepolisian menantikan kejelasan siapa pelaku pembuangan bayi tersebut, sembari berharap bayi itu dapat tumbuh aman dan mendapatkan kasih sayang di tempat yang lebih baik.***




