POJOKSATU.id, JAKARTA— Wakil Menteri Tenaga Kerja (Wamenaker) Immanuel Ebenezer menangis saat dihadirkan ke publik sebagai tersangka oleh KPK saat jumpa pers.
Wamenaker terlihat mengusap air matanya saat berjalan ke lokasi sesi pemotretan tersangka di gedung KPK. Wamenaker mengenakan rompi tahan orange dan tangannya diborgol.
Wamenaker yang berjalan paling depan sempat disoraki wartawan yang memotret karena Ketua Relawan Prabowo Mania yang menangis ini.
“Dia nangis. Nangis kau, dia nangis,” teriak beberapa wartawan yang memotret.
Beberapa wartawan lain juga langsung menyoraki Ebenezer yang menangis ini dengan teriakan Huuhhuu.
Baca Juga: Noel dan 13 Temannya Ditetapkan Tersangka, Begini Penjelasan Jubir KPK
“Huuu. Nanges bae Bang. Malu-maluin aja Bang,” kata wartawan yang lain.
Wamenaker Immanuel Ebenezer mengenakan rompi orange saat diperkenalkan sebagai tersangka di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (22/8/2025).
Selain Ebenezer, ada 10 orang yang lain yang jadi tersangka dalam kasus ini. Kesebelas tersangka tersebut terlibat dalam kasus pemerasan terkait pengurusan layanan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.
Wamenaker Resmi Tersangka
Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer (Noel) resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat jumpa pers, Jumat (22/8/2025) mengatakan, dihadirkannya 11 tersangka ke publik terkait dengan penjelasan lengkap mengenai tangkap tangan dan dugaan pemerasan K3 di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.
Baca Juga: Sosok Otak Pelaku Pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih, Info Medsos Terbaru dan Keterangan Polisi
Sementara Ketua KPK Setyo Budiyanto menjelaskan terkait kegiatan tangkap tangan di Kemnaker tersebut.
Dia mengungkap bahwa dari tarif sertifikasi K3 sebesar Rp 275 ribu, fakta di lapangan terungkap bahwa para pekerja atau buruh harus membayar Rp 6 juta karena adanya pemerasan modus memperlambat, mempersulit, atau tidak memproses sertifikasi K3.
"Dari info itu pada Rabu-Kamis, tim KPK begerak paralel di wilayah Jakarta mengamankan 14 orang,” kata ketua KPK.
Adapun beberapa nama yang diamankan antara lain IBN selaku koordinator bidang kelembagaan K3 2022-2025.
Tersangka IEG-Wamenaker 2024-2029. Kemudian IHH-Koordinator Bidang Pengujian 2022 sampai saat ini.
Lalu SB- Subkoordinator Bina K3 2020-2025. Kemudian tersangka AK-Sub Koordinator Kemitraan Kesehatan kerja. Kemudian FRZ- Dirjen Diwasnaker dan K3 sejak Maret 2025-sekarang.
Lalu HS-Direktur Bina Kelembagaan 2021-2025. Tersangka SKP- Subkor-SUP Koordinator. Lalu TEN-Pihak PT KEM Indonesia. Lalu MM-perusahaan jasa PT KEM Indonesia dan Direktur Bina Kelembagaan.***




