POJOKSATU.id, BANDUNG - Wali Kota Bandung Yana Mulyana meresmikan Kolam Retensi Cisanggarung, di Kelurahan Pasir Impun, Kecamatan Mandalajati, Rabu (15/3/2023).

Dengan luas 2.280 meter persegi dan lahan 1,2 hektare, kolam retensi ini memiliki kapasitas 8.000 meter kubik.

Yana Mulyana menyatakan, kolam retensi ini merupakan salah satu upaya Pemkot Bandung mengatasi potensi banjir, khususnya di wilayah Kecamatan Mandalajati dan Kecamatan Arcamanik.

"Selain upaya pencegahan banjir, juga untuk menabung air dan menaikkan muka air tanah di Kota Bandung tentunya," ucap Yana.

Yana optimis kolam retensi Cisanggarung juga bisa jadi salah satu ruang publik baru di Kota Bandung.

Karena itu, ia meminta semua pihak ikut menjaga fasiltas ini agar tetap nyaman dikunjungi dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat Kota Bandung.

BACA: Cegah Flu Burung, DKPP Kota Bandung Beri Vaksinasi Unggas di 60 Titik

“Dengan terbangunnya kolam retensi ini, titik banjir khususnya di kawasan terdampak banjir seperti Kecamatan Arcamanik, atau kawasan Cingised semoga bisa selesai,” ucap Yana.

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung, Didi Ruswandi menyebut, saat ini sudah ada 10 kolam retensi yang dibangun di Kota Bandung.

"Tadi teman-teman di kewilayahan juga memberikan pernyataan, mereka menyebut banjir di kawasan mereka mulai berkurang," tuturnya.

Selain kolam retensi, beberapa upaya Pemkot Bandung dalam mencegah potensi banjir serta mengelola air hujan di Kota Bandung antara lain dengan membangun rumah pompa dan sumur imbuhan.

BACA: Jelang Ramadan, Pemkot Bandung Kembali Gelar Pasar Murah, Ini Jadwal Sesi 1 dan 2

"Ini (kolam retensi Cisanggarung) pembangunannya 2022. Dan untuk 2023 kami sedang mempersiapkan kolam retensi di Margahayu Raya," terangnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Komisi C DPRD Kota Bandung, Maya Himawati berharap kolam retensi ini dapat menjadi solusi masalah banjir, khususnya di kawasan terdampak yakni Kecamatan Arcamanik.

"Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kolam retensi ini," tuturnya. (Arief/Pojoksatu)