POJOKSATU.id, PURWAKARTA - Wakil rakyat dari daerah pemilihan purwakarta 2, H. Ahmad Sanusi tidak pake lama langsung bergegas ke lokasi amblesnya jembatan tegalmanyar setelah mendapatkan informasi dari warga dan juga media.
Didampingi oleh Camat Campaka, Ade Sumarna, Ahmad Sanusi langsung melihat kondisi jembatan tegalmanyar yang ambles tersebut yang berlokasi di Desa Bungursari Kecamatan Bungursari.
Jembatan tegalmanyar tersebut merupakan jembatan penghubung antar dua kecamatan yaitu Kecamatan Campaka dan Kecamatan Bungursari, praktik dengan amblesnya jembatan tersebut warga dikedua kecamatan tidak bisa beraktifitas melalui jalan tersebut.
Ahmad Sanusi yang juga ketua DPRD Purwakarta ini mengambil langkah cepat dengan mendatangi lokasi amblesnya jembatan tegalmanyar, kemudian dirinya akan menyegerakan berkoordinasi dengan pihak eksekutif.
"Hari ini kita akan layangkan surat undangan ke PUPR, untuk membahas jembatan yang ambles tersebut," ujar Ahmad Sanusi, saat usai melihat jembatan tegalmanyar, Senin (06/03).
Undangan itu dimaksudkan untuk mengambil langkah cepat pihak eksekutif, untuk segera membangun jembatan yang sangat dibutuhkan oleh warga di dua kecamatan untuk berbagai aktifitas mobilisasi.
"Suratnya hari ini kita buat, kita undang pihak-pihak terkait. Undangannya besok di DPRD Purwakarta, untuk membahas kondisi darurat jembatan yang dibutuhkan warga," jelas Ahmad Sanusi.
Seperti diketahui, siang tadi secara mengejutkan jembatan tegalmanyar yang merupakan penghubung dua kecamatan itu ambles secara tiba-tiba sehingga tidak bisa digunakan oleh warga masyarakat dari dua kecamatan.
Penyebab amblesnya jembatan tersebut, diduga akibat luapan air sungai yang mengikis penahan jembatan di bibir sungai. Sehingga penahan atau tanah di ujung jembatan sebelah timur tersebut tidak kuat menahan beban badan jembatan.
Pasca amblesnya jembatan tegalmanyar tersebut, praktis aktifitas mobilisasi kedua warga di dua kecamatan tersebut terhambat oleh waktu tempuh.
Karena mereka harus berkeliling saat akan menuju ke Kecamatan Campaka atau sebaliknya dari Kecamatan Campaka ke Kecamatan Bungursari.
Beruntung saat jembatan tegalmanyar tersebut ambles tidak ada korban jiwa, karena warga mengantisipasi kejadian tetsebut dengan melakukan penjagaan di ujung timur dan barat jembatan untuk menghentikan kendaraan yang akan melintas.
Mereka memberitahukan warga yang akan melintas bahwa kondisi jembatan tidak baik-baik saja, karena sudah mulai ada pergerakan mencurigakan di badan jbatan hingga akhirnya jembatan tersebut ambles. (Ade Winanto / pojoksatu)




